PS Britama ke Final

28 Maret 2009 | Label: | 0 komentar |

PS Britama Kupang melenggang ke babak final turnamen sepakbola Angkasa Pura I Cup 2009. Dalam pertandingan semifinal di lapangan Angkasa Pura I, Penfui-Kupang, Selasa (24/3/2009), PS Britama menyingkirkan Platina FC lewat adu penalti.

Lolos ke final, Britama harus melewati pertandingan yang keras dan menegangkan. Babak pertama, Britama dan Platina yang menurunkan semua pemain terbaiknya tidak bisa leluasa mengatur irama permainan. Hujan yang mengguyur lebat membuat permukaan lapangan menjadi berlumpur dan licin. Kontrol-kontrol bola pun tidak sempurna dilakukan.

Meski demikian, Platina lebih dahulu mencetak golnya lewat Dentox ketika pertandingan memasuki menit ke-16. Namun, belum usai sorak kegembiraan Platina atas gol Dentox, Syahlan Umar yang muncul dari belakang mampu menyamakan kedudukan. Saat kedudukan imbang 1-1, Dentox kembali membuka harapan Platina setelah mencetak gol keduanya hanya dua menit setelah gol Syahlan.

Pertandingan selanjutnya berimbang. Platina terlihat berusaha memperlambat permainan untuk mengamankan keunggulannya. Sebaliknya, Britama berusaha terus menekan lewat Ferdy Pere dan Marcel Bitol. Begitu tingginya suhu permainan membuat pelanggaran-pelanggaran keras sering terlihat. Tak heran kalau wasit James Lika harus mengeluarkan kartu kuningnya kepada pemain Britama, Adrianus Adi dan Ferdy Pere serta pemain Platina, Zola Frare dan Ardy Ora.

Saat kedua tim bermain dalam tekanan, Britama, klub asuhan Kristoforus Umbu Yogar ini membuktikan dirinya sebagai tim yang sudah matang. Berjuang tak kenal lelah, mereka berhasil menyamakan kedudukan lewat Syahlan Umar hanya beberapa saat sebelum pertandingan usai.

Pemenang pun ditentukan lewat adu penalti. Ketegangan muncul ketika Platina langsung unggul dua penendang. Namun, ternyata Okto Nahak, Kaka Fernandez dan Leandro kurang tenang sehingga gagal menjebol gawang Ronald. Dari Platina, hanya Atus, Vian Tokan dan Hery Nuwa yang sukses. Sementara dari Britama, Bambang, Pinto, Ferdy Pere dan Syahlan Umar sukses menjebol gawang Ade Syan.

Partai semifinal lainnya antara Kristal FC melawan Persetanoe FC terpaksa ditunda akibat cuaca yang mulai gelap. Pertandingan kedua tim akan dimainkan petang ini, Rabu (25/3/2009). (eko)
Read More...

Menanti Kejutan Persetanoe

24 Maret 2009 | Label: | 0 komentar |

TAMPIL dengan status underdog, Persetanoe FC kini sudah berada di babak semifinal turnamen sepakbola Angkasa Pura I Cup 2009. Kejutan tidak hanya dibuat Persetanoe kala lolos ke putaran kedua, namun menyingkirkan tim kuat macam AS Roma di perempatfinal, membuat mereka kini sudah masuk dalam hitungan juara.

Petang ini, Selasa (24/3/2009), Persetanoe akan meladeni juara Dji Sam Soe-Pos Kupang Cup 2008, Kristal FC, di babak semifinal. Sedangkan dalam puncak penampilan terbaiknya, Persetanoe sudah siap untuk terus memberikan kejuatan. Kristal FC sendiri sebenarnya adalah tim kejutan dalam sepakbola Kota Kupang. Namun, status seeded yang digenggam usai menjadi juara tahun lalu, membuat mereka kini adalah tim jaminan juara.

Tak heran kalau petang ini di Lapangan Angkasa Pura I, Penfui, Kupang, Persetanoe dan Kristal diharapkan menampilkan sebuah drama permainan yang menegangkan. Tak akan terbebani, Persetanoe bisa mencetak rekor kemenangan kalau Kristal tidak waspada. Di sini, peran pelatih akan sangat menentukan. Artinya, kalau dia berani berspekulasi untuk menerapkan formasi, jangan harap mereka akan bisa bangkit kalau Persetanoe sudah lebih dahulu mencetak gol.

Partai semifinal lainnya akan terjadi duel big match antara PS Britama melawan Kristal FC. Di Dji Sam Soe-Pos Kupang Cup 2008, Britama menyingkirkan Platina di semifinal. Tak heran kalau duel petang ini akan berlangsung 'panas.' Ingin saling mengalahkan dengan kualitas tim terbaik di Kota Kupang, kedua tim tentu akan menurunkan semua pemain terbaiknya. Siapa yang berhasil mempertahankan konsistensinya dia yang akan memenangkan pertandingan.

Siapa yang layak bermain di final? Britama, Platina, Kristal ataupun Persetanoe memiliki peluang yang sama. Persetanoe, bisa membuat kejutan dan mungkin saja menjadi yang terbaik kalau tidak diwaspadai. (eko)
Read More...

Persetanoe Ketemu Kristal

| Label: | 0 komentar |

KEJUTAN dibuat klub non unggulan, Persetanoe FC ketika menumbangkan tim unggulan, AS Roma 5-3 dalam perempatfinal turnamen sepakbola Angkasa Pura I Cup 2009 di lapangan Angkasa Pura I, Penfui, Kupang, Sabtu (21/3/2009). Lolos ke semifinal, Persetanoe akan bertemu Kristal FC.

Pertandingan antara Persetanoe melawan AS Roma berlangsung menarik. Turun dengan percaya diri, Persetanoe bermain sangat lepas. Strategi inilah yang membuat mereka mampu mengimbangi AS Roma. Pasalnya, AS Roma yang hanya tergantung pada Decky Kadja di depan, berhasil terpengaruh sehingga permainan taktis yang menjadi ciri khasnya tidak nampak sama sekali.

Pemain Persetanoe, Jefry yang mendapat banyak aplaus dari penonton tampil gemilang dengan mencetak tiga gol. Dua gol lainnya dicetak oleh Dedy dan Oni. Sementara tiga gol AS Roma diborong oleh Decky Kadja.

Partai perempatfinal lainnya berlangsung antara Britama melawan Angkasa Pura I A. Sama seperti AS Roma, Britama ternyata tidak leluasa memainkan bola. Anak- anak asuhan Kristoforus Umbu Yogar ini ternyata mendapat perlawanan yang sangat ketat dari Angaksa Pura I A. Lini tengah malah menjadi milik Angkasa Pura I A. Jacky Pello yang menjadi inspirator permainan Angkasa Pura I A berhasil mematikan Adrianus Adi dan Bambang Tokan dari Britama.

Sadar kalau lini tengah bukan miliknya, Umbu Yogar memainkan serangan dari sayap. Perubahan strategi ini sukses dijalankan Kiser Mbou dkk. Marcel Bitol yang menyerang dari sayap kiri berhasil menjebol gawang Angkasa Pura I A. Ini menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan ini, meski kedua tim sempat memiliki peluang.

Di semifinal, Britama akan melawan Platina FC. Semifinalis lainnya akan saling berhadapan antara Kristal FC melawan Persetanoe FC. Babak semifinal akan dimainkan, Selasa (24/3/2009). (eko)
Read More...

Tim Unggulan Masih Favorit

17 Maret 2009 | Label: | 0 komentar |

LENGKAP sudah delapan kontestan babak perempatfinal turnamen sepakbola Angkasa Pura I Cup 2009. Sandelwood menjadi tim terakhir yang lolos setelah pada pertandingan, Minggu (15/3/2009), menang 8-1 atas Perseto FC. Di babak perempatfinal, tim-tim unggulan masih tetap difavoritkan untuk memenangkan permainan.

Platina yang menjadi juara Grup A akan melawan runner-up Grup B, Garuda Bahari. Di atas kertas, Platina unggul kualitas pemain, namun mereka tetap harus hati-hati karena pelatih Garuda Bahari, Philipus Fernandez, memiliki strategi yang sukar dibaca. Angkasa Pura I A, akan melawan tim favorit lainnya, PS Britama. Berstatus tuan rumah, Angkasa Pura I A tidak akan leluasa memainkan bola. Di sini, faktor kematangan akan sangat menentukan pemenang pertandingan.

Di pertandingan lainnya, Kristal FC akan melawan Sandelwood. Pertandingan ini bakal berlangsung ketat. Pasalnya, ada beberapa pemain Kristal FC yang pernah merumput bersama Sandelwood, sehingga Paul Ngongo Billi tentu sudah tahu strategi yang akan dipakai. Satu hal lagi, Kristal FC harus mewaspadai perjuangan pantang menyerah dari anak-anak Sandelwood yang bisa merubah formasi permainan setiap saat.

Partai lainnya akan mempertemukan AS Roma melawan Persetanoe FC. AS Roma masih difavoritkan untuk pertandingan ini. Kualitas merata di semua lini, baik cadangan maupun inti yang sama bagus, membuat duet pelatih, Zeth Adoe dan Chris Adoe memiliki banyak pilihan formasi.

"Putaran perempatfinal akan dimulai tanggal 19 Maret, semifinal tanggal 22 Maret dan final tanggal 25 Maret. Persaingan tentu akan makin ketat karena menggunakan sistem gugur, namun kami dari panitia mengharapkan pemain peserta tetap menjunjung tinggi sportivitas," ujar panitia pelaksana, Hermawan Syah. (eko)
Read More...

Menyimak Bintang Berbagi Pengalaman

| Label: | 0 komentar |

Catatan Ringan
Ian Situmorang

STEVE McMahon, mantan bintang sepak bola Inggris, hadir di Jakarta. Ia berbagi ilmu tentang pengelolaan klub agar mampu mandiri. Mengelola klub harus profesional dan tidak boleh berharap bantuan dana dari pemerintah.

Pemain yang dulu berjaya di Liverpool itu tidak sendirian. Mantan bintang Birmingham, Paul Masefield, juga turut sharing pengalaman. Kedua mantan bintang lapangan hijau itu kini adalah komentator sepak bola di ESPN dan Star Sports.

McMahon dan Masefield sangat cekatan bicara tentang bagaimana peran pelatih. Membangun hubungan antarpemain, begitu juga dengan tim pelatih yang tak boleh kaku. Ia juga paham bagaimana melestarikan relasi pemilik klub dengan pelaksana harian.

Pada prinsipnya, komunikasi dan komitmen sangat penting dalam membangun kebersamaan. Tidaklah mungkin sebuah klub berhasil bila hubungan internal di tim tidak harmonis dan memiliki tujuan yang sama.

Dari sisi manajemen, ada satu pembicara lain. Dia adalah John Nordmann, yang mendalami bagaimana mengomersilkan klub sehingga meraih untung. Seolah setiap sudut klub itu adalah bagian yang dapat diolah menjadi mesin uang.

Jika ada tiga pembicara dari Inggris, tentu perlu ada penyeimbang. Sebagai tuan rumah, kita memiliki seorang tokoh muda bernama Syauqi Soeratno. Pengalaman mengelola klub dan melihat realitas sepak bola di Indonesia menjadi topik bahasannya.

Keempat pembicara ini mengungkapkan pengalaman dalam seminar setengah hari pada Jumat (7/3). Acara ini digagas BOLA, yang berulang tahun ke-25, sebagai sumbangsih bagi kemajuan persepakbolaan nasional.

Mitra kerja kami adalah Profitable Group Company, yang bermarkas di Singapura. Sebagai penopang dana pelaksanaan, kami dibantu Djarum Super, yang citranya sudah melekat dengan aktivitas sepak bola negeri ini.

Acaranya berlangsung cukup meriah di hotel Santika Premier Jakarta dipandu Fauzan Zaman. Peserta dari kalangan pengelola klub dan pengurus sepak bola nasional. Sayang, beberapa tokoh sentral di PSSI kurang tertarik mendengar dan belajar dari ahlinya.

Apa pun hasil dari seminar setengah hari itu, menurut saya harus dikembalikan kepada siapa yang membutuhkan. Siapa pun yang bicara dan betapa hebatnya materi yang diungkap, jika telinga dan hati tidak dibuka, hasilnya tetap akan sia-sia.

***
Bob Hippy, seorang tokoh sepak bola Indonesia, hadir dari awal sampai akhir. Pria yang tidak suka menonjolkan diri tapi terus berbuat lewat pembinaan anak-anak belia itu mengaku sangat suka dengan kehadiran pembicara dari luar negeri. ”Kita perlu menimba ilmu mereka,” katanya.

Hanya saja Bob berharap para ahli dari luar sebaiknya terlebih dulu melakukan penelitian. Menurutnya, masalah yang dihadapi persepakbolaan Indonesia sangat spesifik. Jika yang dibicarakan hal-hal umum, disebutkan kurang klop dengan realitas.

Benny Dollo, pelatih tim nasional kita, mengakui cerita Steve sangat menarik. Sentuhan pelatih dalam membangkitkan semangat pemain, terutama di ruang ganti, sangat besar artinya. Namun, Benny mengakui ada beberapa poin yang tidak cocok dengan kondisi di Indonesia seperti di Inggris.

Pemaparan Steve dan Paul bahkan John berhasil membuka pemikiran orang-orang yang terlibat di sepak bola. Secara terperinci, Steve menjelaskan bagaimana menyusun rencana strategi jangka pendek dan panjang. Begitu juga dengan cara membangun hubungan harmonis di ruang ganti.

Seorang pelatih menurut Steve harus membuat list apa yang harus dikerjakan setiap hari. Tidak hanya secara garis besar seperti mengikat kontrak pemain, tapi mesti detail dalam latihan hingga persiapan menjelang pertandingan.

Tanggung jawab terbesar dalam urusan hasil akhir pertandingan ada di pundak pelatih. Karena itu, ia harus bertindak sebagai bos dengan mempersiapkan segala sesuatu, termasuk memilih tim pendukung. Urusan teknik sepenuhnya menjadi wewenangnya. Pemilik klub sekali pun tak boleh intervensi.

Steve menegaskan bahwa sebuah kemenangan diawali dari persiapan. Jika semua persiapan berjalan baik, maka pelatih tinggal menentukan siapa yang akan diturunkan. Kalah atau menang adalah cerita berbeda, yang penting segala proses dilalui dengan serius.

Dalam benak John, potensi bisnis sepak bola di Indonesia sangat besar dengan jumlah penduduk banyak. Hanya saja, sejauh ini penanganannya masih belum serius dan tidak profesional. Harus ada terobosan manajerial modern.

Melihat dari luar memang kadang menyesatkan bila belum memahami problem di dalam. Boleh jadi ketiga tamu tadi bicara pengelolaan sepak bola ideal dari kacamata Inggris. Faktanya di Indonesia hal itu masih sangat asing.

Syauqi mencoba berbicara melalui fakta. Banyak persoalan yang aneh di dalam negeri, tapi itulah kenyataan. Umur manajemen sepakbola Indonesia umumnya hanya berlaku selama satu tahun.

Semua tahu itu tidak baik. Klub akan rugi jika mengontrak pemain untuk masa satu tahun. Membuat program jangka panjang juga tidak mungkin karena sistem pendanaan klub umumnya bersumber dari APBD yang harus habis dalam setahun.

Sepak bola Indonesia memang unik. Tapi, setidaknya kita sudah menggelar alat pembanding. Pilih yang ideal atau tetap hidup dalam ketidakpastian?

ian@bolanews.com
Read More...

Kristal 'Loloskan' Persetanoe

13 Maret 2009 | Label: | 0 komentar |

KRISTAL FC 'meloloskan' Persetanoe FC setelah kedua tim bermain imbang 3-3 dalam lanjutan turnamen sepakbola Angkasa Pura Cup I 2009 di lapangan Angkasa Pura I, Penfui-Kupang, Kamis (12/3/2009). Tiga gol Kristal dicetak Frans, Frits dan Adi, sedangkan Dedi mencetak dua gol Persetanoe ditambah gol Jefry.

Hasil ini membuat Angkasa Pura I B dan Putra Samudera langsung tersingkir. Kristal lolos sebagai juara Grup C dengan sepuluh poin, sedangkan Persetanoe menjadi runner-up dengan tujuh poin. Putra Samudera masih memiliki satu pertandingan melawan Telkom FC, namun dengan koleksi tiga poinnya, anak-anak asuhan Ako Dethan ini sudah tidak bisa lolos, meski memenangkan pertandingan.

Di pertandingan lainnya, Britama dan Garuda Bahari juga bermain imbang 1-1. Gol Britama dicetak oleh Hans Lilo, sedangkan Garuda Bahari mencetak golnya lewat Anton. Britama dan Garuda Bahari sama-sama memiliki sepuluh poin, namun Britama unggul gol memasukkan.

Menurut panitia pelaksana, Hermawan Syah, dengan hasil ini enam tim dipastikan sudah lolos ke perempatfinal, yakni Platina FC, Angkasa Pura I A (Grup A), Britama, Garuda Bahari (Grup B), Kristal FC dan Persetanoe (Grup C). "Untuk Grup D, persaingan masih terjadi antara AS Roma, Kupang Beach dan Sandelwood yang sama-sama memiliki peluang untuk lolos," jelasnya.

Di putaran perempatfinal, Platina FC akan melawan Garuda Bahari, sedangkan PS Britama melawan Angkasa Pura I A. Lawan Kristal FC dan Persetanoe masih menunggu hasil akhir dari Grup D. Putaran perempatfinal akan dimulai, Kamis (19/3/2009). (eko)

Klasemen Sementara
Grup A
Platina FC 4 3 1 0 12 1 10*
Angkasa Pura I A 4 2 1 1 12 5 7*
Gahan FC 4 1 2 1 6 7 5**
Timor Rakambia 3 1 0 2 3 3 3**
PSG FC 3 0 0 3 0 17 0**

Grup B
Britama 4 3 1 0 38 1 10*
Garuda Bahari 4 3 1 0 16 4 10*
Tunas Muda 3 1 0 2 5 21 3**
Kamba FC 3 1 0 2 5 6 3**
Pandu FC 4 0 0 4 3 35 0**

Grup C
Kristal FC 4 3 1 0 24 4 10*
Persetanoe FC 4 2 1 1 10 8 7*
Angkasa Pura I B 4 2 0 2 14 6 6**
Putra Samudera 3 1 0 2 4 4 3**
Telkom FC 3 0 0 3 2 32 0**

Grup D
AS Roma 3 2 1 0 11 3 7
Kupang Beach 4 2 1 1 11 6 7
Sandelwood 3 1 2 0 8 4 5
Perseto FC 3 1 0 2 3 10 3**
Putra Nage 3 0 0 3 2 12 0**

* Lolos ke perempatfinal
** Tersingkir

Read More...

Sepakbola NTT ke Timor Leste

| Label: | 0 komentar |

SETELAH menerima kunjungan tim sepakbola di Kupang, Pemerintah Propinsi (Pemprop) NTT akan membawa tim sepakbola melakukan kunjungan balasan ke Dilli, Ibu kota Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) tanggal 20 Mei 2009. Kunjungan balasan ini dilakukan sesuai undangan Pemerintah RDTL sekaligus untuk memeriahkan Hari Restorasi Timor Leste.

Kesepakatan untuk melakukan kunjungan balasan ini dilakukan dalam rapat koordinasi yang dipandu Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L Foenay, M.Si, di ruang kerjanya, Selasa (10/3/2009). Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya juga hadir dalam rapat tersebut bersama pengurus KONI Propinsi NTT, staf Dinas PPO NTT, Biro Kesra Setda NTT, PSSI NTT dan Pemerintah Kota Kupang.

Frans Lebu Raya pada kesempatan itu langsung meminta Esthon Foenay untuk mewakili Pemprop NTT ke Timor Leste sekaligus memimpin kontingen NTT. Dalam rapat tersebut disepakati bahwa yang dibawa adalah tim sepakbola putri warga NTT kelahiran Timor Leste ditambah beberapa pemain dari Polwan Polda NTT. Sementara untuk tim putra, masih dijajaki kemungkinan kesediaan PSKK dan Persab Belu untuk mewakili NTT.

"Pemerintah tidak punya anggaran khusus untuk ke Timor Leste, sehingga hanya tim putri yang pasti akan dibawa. Sementara untuk tim putra, pemerintah propinsi akan menyurati Walikota Kupang dan Bupati Belu untuk menyiapkan tim sepakbola sekaligus menanggung pembiayaannya. Kita minta Kota Kupang dan Belu karena di dua kesebelasan ini pemain-pemain mereka banyak yang kelahiran Timor Leste," kata Esthon Foenay.

Sementara Frans Lebu Raya mengatakan harapannya agar tim yang mewakili NTT bisa berlatih dengan baik. "Pertandingan nantinya masih dalam nuansa persahabatan dan persaudaraan. Tapi karena bertepatan dengan hari kenegaraan mereka, maka pasti banyak penonton sehingga persiapan harus serius," tegas Lebu Raya. (eko)
Read More...

Platina Juara Grup A

| Label: | 0 komentar |

PLATINA FC memastikan diri lolos ke putaran perempatfinal turnamen sepakbola Angkasa Pura I Cup 2009 dengan status juara grup. Pada pertandingan di lapangan Angkasa Pura I, Penfui-Kupang, Rabu (11/3/2009), Platina bermain imbang 1-1 melawan Gahan FC. Gol Platina dicetak oleh Vito, sedangkan Gahan lewat Burhan Ternate.

Hasil imbang ini sekaligus membuat Gahan FC tersingkir, sedangkan Angkasa Pura I A langsung lolos sebagai runner-up Grup A. Gahan hanya mengoleksi lima poin dari sekali menang dan duakali seri, sedangkan Angkasa Pura I A memiliki tujuh poin dari dua kemenangan dan sekali seri. Di Grup A ini, masih menyisakan satu pertandingan, yakni antara Timor Rakambia melawan PSG FC. Hasil pertandingan ini tidak akan berpengaruh pada posisi juara dan runner-up grup.

Di babak perempatfinal yang akan dimulai tanggal 19 Maret, Platina FC akan melawan runner-up Grup B antara Britama atau Garuda Bahari yang akan ditentukan hingga pertandingan terakhir. Di atas kertas, dengan produktivitas yang tinggi Britama hampir pasti akan menjadi juara Grup B.

Di pertandingan lainnya, Kupang Beach menempati posisi kedua di klasemen sementara Grup D setelah menang 3-0 atas Perseto FC. Sudah melakoni semua pertandingannya di penyisihan grup, nasib Kupang Beach, tim asuhan Anton Kia ini ditentukan dari pertandingan antara AS Roma melawan Putra Nage dan Sandelwood melawan Perseto FC. Bila AS Roma dan Sandelwood menang, Kupang Beach akan tersingkir. Namun bila seri, AS Roma dan Kupang Beach yang lolos. Kupang Beach juga bisa lolos jika AS Roma kalah minimal 0-4 dari Putra Nage. (eko)

Klasemen Sementara
Grup A
Platina FC 4 3 1 0 12 1 10*
Angkasa Pura I A 4 2 1 1 12 5 7*
Gahan FC 4 1 2 1 6 7 5**
Timor Rakambia 3 1 0 2 3 3 3**
PSG FC 3 0 0 3 0 17 0**

Grup B
Britama 3 3 0 0 37 0 9*
Garuda Bahari 3 3 0 0 15 3 9*
Tunas Muda 3 1 0 2 5 21 3**
Kamba FC 3 1 0 2 5 6 3**
Pandu FC 4 0 0 4 3 35 0**

Grup C
Kristal FC 3 3 0 0 21 1 9*
Angkasa Pura I B 4 2 0 2 14 6 6
Persetano FC 3 2 0 1 7 5 6
Putra Samudera 3 1 0 2 4 4 3
Telkom FC 3 0 0 3 2 32 0**

Grup D
AS Roma 3 2 1 0 11 3 7
Kupang Beach 4 2 1 1 11 6 7
Sandelwood 3 1 2 0 8 4 5
Perseto FC 3 1 0 2 3 10 3**
Putra Nage 3 0 0 3 2 12 0**

* Lolos ke perempatfinal
** Tersingkir

Read More...

Klub Sepakbola di Kota Kupang Didata

| Label: | 0 komentar |

MENJELANG pelaksanaan Musyawarah Kota (Muskot) bulan depan, PSSI Kota Kupang akan mendata semua klub yang ada di Kota Kupang. Saat ini sedang disusun regulasi untuk disosialisasikan kepada klub-klub yang ada sebagai persyaratan untuk menjadi klub anggota PSSI Kota Kupang. Demikian diungkapkan Sekretaris PSSI Kota Kupang, Anton Kia, di Kupang, Selasa (10/3/2009).

"Sesuai kesepakatan dalam rapat antara Wakil Walikota dengan klub-klub beberapa waktu lalu, sebelum pemilihan pengurus baru, semua klub harus didata. Untuk mendata klub-klub tersebut, kami harus memiliki aturan yang jelas yang saat ini masih diproses. Setelah aturan tersebut selesai akan kami bagikan formulir kepada pengurus klub untuk mendaftar," jelas Anton Kia.

Menurut Anton, meski masih dalam proses beberapa regulasi yang harus dilengkapi klub di antaranya, kepengurusan, daftar nama pemain, eksis atau tidak dan lainnya.

"Formulir pendaftaran akan kami sebar terbuka kepada seluruh klub yang ada di Kota Kupang, baik yang biasa ikut di turnamen Dji Sam Soe-Pos Kupang Cup maupun di Angkasa Pura I Cup. Sebuah klub tidak otomatis akan menjadi anggota PSSI Kota Kupang karena dia harus memenuhi regulasi yang ditetapkan. Artinya, klub-klub lama yang dulu pernah ada di Kota Kupang tidak otomatis akan diakomodir, demikian juga klub yang baru dibentuk," jelas Anton. (eko)
Read More...

Angkasa Pura I B Singkirkan Telkom

10 Maret 2009 | Label: | 0 komentar |

PS Angkasa Pura I B menang 11-1 atas Telkom FC dalam lanjutan turnamen sepabola Angkasa Pura I Cup 2009 di lapangan Angkasa Pura I, Penfui-Kupang, Selasa (10/3/2009). Willy mencetak tujuh gol untuk Angkasa Pura I B, ditambah gol Ronald dan Aspar masing-masing dua gol. Bol balasan Telkom dicetak Polce Pandie dari titik penalti.

Hasil ini membuat Telkom FC langsung tersingkir dari Grup C karena tidak pernah menang dalam tiga pertandingannya. Telkom masih harus melawan Putra Samudera, Sabtu (14/3/2009). Putra Samudera harus memenangkan pertandingan ini bila ingin lolos dengan cara berhitung selisih gol dengan Angkasa Pura I B dan Persetanoe FC. Meski demikian, hasil pertandingan antara Putra Samudera dan Telkom FC tidak akan berarti bila Persetano mengalahkan Kristal FC.

Pertandingan antara Kristal melawan Persetanoe juga menjadi penentu nasib Angkasa Pura I B. Dengan enam poin sama seperti milik Persetanoe, Toto dkk bisa lolos kalau Kristal FC yang menang. Namun, mereka tetap harus menunggu hasil antara Putra Samudera melawan Telkom FC, karena bila menang minimal 10-0, Putra Samudera yang akan lolos. (eko)

Klasemen Sementara

Grup A
Platina FC 3 3 0 0 11 0 9*
Angkasa Pura I A 4 2 1 1 12 5 7
Gahan FC 3 1 1 1 5 6 4
Timor Rakambia 3 1 0 2 3 3 3**
PSG FC 3 0 0 3 0 17 0**

Grup B
Britama 3 3 0 0 37 0 9*
Garuda Bahari 3 3 0 0 15 3 9*
Tunas Muda 3 1 0 2 5 21 3**
Kamba FC 3 1 0 2 5 6 3**
Pandu FC 4 0 0 4 3 35 0**

Grup C
Kristal FC 3 3 0 0 21 1 9*
Angkasa Pura I B 4 2 0 2 14 6 6
Persetano FC 3 2 0 1 7 5 6
Putra Samudera 3 1 0 2 4 4 3
Telkom FC 3 0 0 3 2 32 0**

Grup D
AS Roma 3 2 1 0 11 3 7
Sandelwood 3 1 2 0 8 4 5
Kupang Beach 3 1 1 1 8 6 4
Perseto FC 2 1 0 1 3 7 3
Putra Nage 3 0 0 3 2 12 0**

* Lolos ke perempatfinal
** Tersingkir

Read More...