Tampilkan postingan dengan label PSSI NTT. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PSSI NTT. Tampilkan semua postingan

Sikka United Pertahankan Gelar

04 Juli 2009 | Label: | 0 komentar |

BERMAIN tanpa dua pilar utama, Mariano dan Elson Rodja, Sikka United berhasil mempertahankan gelarnya sebagai juara turnamen sepakbola antar-klub se- Kabupaten Sikka. Pada partai final di Stadion Gelora Samador da Cunha Maumere, Rabu (1/7/2009), Sikka United menang adu penalti atas PS Centrum, 8-7. Penentuan kemenangan lewat adu penalti setelah bermain imbang 4-4 dalam waktu normal dan waktu tambahan.

Pertandingan ini merupakan final ideal yang mempertemukan dua tim yang cukup berpengalaman dan dua pelatih muda berbakat untuk beradu strategi. Tertinggal lebih dulu pada menit kesepuluh melalui aksi striker senior PS Centrum, Yano Fernandes, Sikka United asuhan Fremi Mary mencoba membangun serangan dengan pergerakan bola yang lebih terkontrol.

Menit ke-25, Agus Ben yang bermain menggantikan Mariano yang tidak bisa turun karena cedera, lolos dari jebakan off-side untuk menyamakan kedudukan. Dua menit kemudian, Agus Ben kembali membobol gawang Alvin Rajalewa. Kedudukan 2-1 bertahan hingga turun minum.

Saat babak kedua baru berjalan enam menit, gelandang Sikka United, Faisal Kelen memperbesar keunggulan menjadi 3-1. 

Melihat kondisi ini, pelatih PS Centrum, Fredi MBW, mengambil keputusan menarik Ridho yang tidak tampil maksimal pada babak pertama dan menggantikannya dengan Rocky. Rocky benar-benar membawa angin segar bagi teman-temannya, dalam menghidupkan barisan tengah yang sempat dikuasai Rian Djogo dkk. Lima menit setelah masuknya Rocky, Centrum memperkecil ketinggalan menjadi 2-3. Menit ke-70, Sipri Linggo kembali membuat gol bagi Centrum untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3 setelah lolos dari jebakan off- side.

Sikka United kembali unggul 4-3 pada menit ke-72, lewat gol Angelo. Namun keunggulan ini tidak bertahan lama, karena empat menit kemudian Alfred kembali membuat gol bagi Centrum untuk menyamakan kedudukan. Wasit Linus Mitan memberikan waktu tambahan, namun tidak ada lagi gol yang tercipta. Saat adu penalti, Sikka United sukses mengalahkan Centrum.

Ketua Harian PSSI Sikka, Stef Edison saat penutupan mengatakan, kompetisi tersebut sebagai ajang seleksi pemain yang akan dibawa ke El Tari Memorial Cup (ETMC) 2009. Turnamen ditutup secara resmi oleh Asisten Pemerintahan Sekab Sikka, Melkior Gedo, S.H, mewakili Bupati Sikka, Drs. Sosimus Mitang. (bb)
Read More...

El Tari Cup Digelar 18 Juli

04 Juni 2009 | Label: | 0 komentar |

SESUAI agenda, turnamen sepakbola antar-perserikatan, El Tari Memorial Cup (ETMC) 2009 akan digelar di Ngada mulai 18 Juli 2009. Penarikan undian akan dilaksanakan tanggal 6 Juni 2009. Demikian diinformasikan Sekretaris Umum Pengprop PSSI NTT, Drs. Lambert Tukan, M.M, di Kupang, Selasa (26/5/2009).

"Sudah ada keputusan bahwa El Tari Cup tahun ini akan digelar di Kabupaten Ngada mulai tanggal 18 Juli. Karena itu, kami akan mengundang semua perserikatan untuk mengikuti penarikan undian di Kupang tanggal 6 Juni ini," jelas Lambert.

Menurut Lambert, penarikan undian dilakukan lebih awal agar tim peserta bisa melakukan persiapan lebih fokus. Lambert mengatakan harapannya agar semua perserikatan bisa ambil bagian dalam turnamen ini. "Sesuai hasil koordinasi dengan Ketua Pengprop, Pak Frans Lebu Raya, diharapkan semua kabupaten bisa ambil bagian. Moment ini diharapkan bukan hanya sebagai ajang prestasi, tetapi juga untuk mempererat persaudaraan," kata Lambert.

Lambert menambahkan, menghadapi berbagai event ini, kepengurusan PSSI NTT yang baru terbentuk ini akan melakukan rapat pengurus di Aula Dinas Kesehatan Propinsi NTT, Sabtu (30/5/2009). "Ini akan menjadi rapat perdana kepengurusan baru. Rapat selain untuk memperkenalkan kepengurusan, juga untuk membahas agenda dan program kerja termasuk pembahasan tentang turnamen El Tari Cup dan Piala Gubernur. Di sana juga akan dibahas berbagai aturan mengenai El Tari Cup dan Piala Gubernur," kata Lambert. (eko)
Read More...

Putri Timor Leste Kalahkan NTT

02 Maret 2009 | Label: | 0 komentar |

TIM sepakbola putri Negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) menang 5- 0 atas tim putri NTT kelahiran Timor Leste dalam pertandingan persahabatan di Stadion Oepoi-Kupang, Sabtu (28/2/2009). Pertandingan tersebut dibuka oleh Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, dihadiri Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L Foenay, M.Si, Konsulat RDTL di Kupang, Caetano Gutteres, dan pejabat dari RDTL lainnya.

Bertanding di kandang sendiri, Geby Djari, Ani Tkesnai, Ana Waru dkk ternyata tidak begitu padu. Koordinasi antarlini yang dibangun Geby dan Ani tidak berjalan bagus. Akibatnya, Ana Waru dan Mery Pati di depan nyaris tidak menerima pasokan bola. Selain itu, persiapan minim yang dijalani membuat stamina mereka nampak kalah jauh dari anak-anak RDTL.

Sebaliknya, anak-anak RDTL yang dikoordinir oleh Ingrocia dan Filomena bermain sangat taktis. Teknik permainan yang mereka tunjukkan membuat tepuk tangan penonton terus terdengar selama permainan yang dipimpin Herman Willa berlangsung.

Agustina membuka keunggulan RDTL pada menit kesembilan. Akselerasinya dari lini kedua yang sangat cepat membuat Nedinha Canoza kesulitan untuk menghalanginya. Setelah membobol gawang Novi di menit kesembilan, Agustina kembali memaksa Novi memungut bola dari dalam gawangnya sembilan menit kemudian. Satu tendangan bola mati dari Ingrocia membuat RDTL unggul 3-0 sebelum turun minum.

Pergantian yang dilakukan NTT di babak kedua sebenarnya cukup bagus. Namun kekompakan permainan anak-anak RDTL sulit dibendung. Celesete dan Ingrocia masing-masing mencetak satu gol untuk mengakhiri permainan dengan skor 5-0 untuk RDTL.

Gubernur Lebu Raya saat membuka event tersebut mengatakan harapannya agar jalinan kerja sama, keakraban dan persaudaraan yang dibangun melalui sepakbola terus terjaga. Ia mengatakan, NTT sangat terbuka untuk membangun kerja sama dengan Timor Leste.

Bantai Polwan Polda NTT
TIM sepakbola putri Timor Leste meneruskan keperkasaannya saat membantai tim Polwan Polda NTT empat gol tanpa balas dalam pertandingan persahabatan di Stadion Oepoi, Kupang, Minggu (1/3/2009). Sebelumnya, pada Sabtu (28/2/2009), mereka juga menang 5-0 atas tim putri NTT kelahiran Timor Leste.

Diprediksi akan menjadi lumbung gol bagi Timor Leste, Ona Patipelohi dan Erna Manuhutu ternyata mampu memimpin rekan-rekannya untuk mengimbangi Timor Leste. Terus ditekan sepanjang pertandingan yang dipimpin wasit Herman Wila, acungan jempol patut diberikan kepada penjaga gawang Polwan Polda NTT, Celi. Aksi-aksi gemilang yang dipertontonkannya membuat dia mampu menahan lebih dari sepuluh tendangan mematikan anak-anak Timor Leste.

Tim putri Timor Leste yang didukung mayoritas penontonnya menunjukkan kualitas permainan yang sangat baik. Ingrocia yang menjadi pengatur serangan mampu mendikte lini tengah Polwan Polda NTT yang dikoordinir Oci dan Maria Trisanti. Meski demikian, mereka hanya mampu mencetak empat gol akibat ketatnya pertahanan yang dibangun Erna Manuhutu.

Agustina yang menjadi bintang permainan Timor Leste berhasil mencetak dua gol. Dua gol lainnya dicetak masing-masing Ingrocia dan Nevia. Dalam pertandingan ini kiper Timor Leste, Carlinda Mausaco terhitung hanya satukali menangkap bola di depan gawangnya.

Manajer Timor Leste, Feliciano da Costa usai pertandingan, mengatakan, terima kasihnya atas sambutan pemerintah dan masyarakat NTT. Feliciano berharap dalam tahun ini, tim sepakbola NTT bisa melakukan lawatan persahabatan ke Dilli, Timor Leste. (eko)
Read More...

Sepakbola Putri Timor Leste ke Kupang

24 Februari 2009 | Label: | 0 komentar |

TIM Nasional (Timnas) sepakbola putri Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) direncanakan akan melakukan lawatan ke Kupang, 26-28 Februari ini. Dalam lawatannya, mereka akan melakukan pertandingan persahabatan melawan tim putri Polwan Polda NTT dan tim putri warga Indonesia kelahiran Timor Leste yang ada di Kupang. Hal tersebut mengemuka dalam rapat koordinasi antara pemerintah Propinsi NTT dan Konsulat Jenderal RDTL di Kupang, di ruang kerja Wakil Gubernur NTT, Senin (23/2/2009).

"Seharusnya tim putra juga ikut, namun karena mereka harus ujicoba melawan timnas Vietnam, maka hanya tim putri yang dikirim. Meski hanya tim putri, namun kami berharap mereka bisa diterima untuk bertanding di Kupang," ujar Konsulat Jenderal RDTL di Kupang, Caetano Gutteres.

Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L Foenay, M.Si yang memimpin rapat tersebut, mengatakan, meski pertandingan tersebut bertitel persahabatan dan persaudaraan, namun kualitas permainan harus diutamakan. "Kalau sebelumnya tim putri Polwan kalah 11-0 dari Australia, kali ini harus lebih baik lagi. Untuk itu dalam satu dua hari ini persiapan harus dilakukan," tegasnya.

"Tujuan dari pertandingan ini adalah menjalin persaudaraan dan persahabatan baik dengan warga asal Timor Leste maupun warga Kota Kupang. Sebenarnya, pemerintah NTT sudah menolak mereka karena persiapan kita, baik lapangan maupun pemain masih kurang. Namun karena mereka mendesak, kita harus menerimanya. Untuk itu persiapan lapangan dan pemain harus segera dilakukan," ujar Esthon.

Mengenai persiapan sarana dan prasarana pertandingan, Kabid Olahraga Dinas PPO NTT, Drs. Ary Moelyadi, M.Pd, mengatakan, pihaknya sudah mengkoordinasikannya dengan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda NTT, Dinas Kominfo NTT, KONI Propinsi NTT, KONI Kota Kupang, PSSI NTT dan Mitra Sportindo Event Organizer. "Persiapan lapangan dan aparatur pertandingan tidak ada masalah," ujarnya. (eko)
Read More...

Mudika Wara Juara di Sumba Timur

18 Desember 2008 | Label: | 0 komentar |

KESEBELASAN Mudika Wara membuktikan diri menjadi yang terbaik dalam turnamen sepakbola antar-umat beragama di Sumba Timur 2008 yang digelar GKS Pemuda Payeti, Waingapu. Dalam final di Waingapu, Kamis (17/12/2008), Mudika Wara menaklukkan Remas At-Taqwa 3-2 melalui laga adu penalti.

Pertandingan antara Mudika Wara dan Remas At-Taqwa berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama difavoritkan menjadi juara. Namun permainan indah yang sering ditampilkan kedua tim pada pertandingan-pertandingan sebelumnya tidak diperlihatkan di babak final. Kondisi lapangan yang becek dan licin akibat hujan membuat kedua tim tak mampu mengembangkan permainan.

At-Taqwa lebih dahulu unggul melalui Hardi Mambi pada menit 56. Namun kondisi ini tidak bertahan lama karena pada menit 64 wasit Melki Rihi menghadiahi Mudika Wara penalti. Deges yang mendapat kepercayaan untuk melakukan eksekusi mampu menjalankan tugasnya dengan baik. Kedudukan 1-1 bertahan hingga pertandingan waktu normal usai.

Perjuangan kedua tim untuk memenangkan pertandingan belum juga terwujud hingga babak perpanjangan waktu selesai. Nasib kedua tim akhirnya ditentukan melalui adu penalti. Lagi-lagi faktor kematangan mental menjadi penentu. Dalam adu penalti, pemain Mudika Wara, Deges, Ferdi dan Paul sukses, dan hanya Sir John yang gagal. Dari At-Taqwa, Hardi Mambo, Hasan yang sukses, sedangkan Umbu, Yadi dan Sadik gagal menunaikan tugasnya.

Robert dari Pemuda Kalu menjadi top scorer pada turnamen ini. Seremoni penutupan turnamen dilakukan Asisten III Setkab Sumba Timur, Umbu Hapu Hambandima. Dalam sambutannya, ia berharap pemain-pemain bola di Sumba Timur terus meningkatkan kualitas permainannya.

Ketua Panitia Turnamen, Nikson D R Tana mengatakan, hasil yang didapat selama turnamen ini adalah semakin eratnya hubungan antar-umat beragama, adanya sikap saling menghargai dan terjaringnya pemuda yang mempunyai bakat sepakbola. (dea)
Read More...

Al Falah Juara Ketiga

17 Desember 2008 | Label: | 0 komentar |

Sepakbola GKS Payeti

REMAJA
Masjid (Remas) Al Falah, Waingapu, merebut juara tiga turnamen sepakbola antar-umat beragama 2008 yang digelar Pemuda GKS Payeti, Sumba Timur. Pada pertandingan, Selasa (16/12/2008), Al Falah mengandaskan perjuangan Pemuda Kalu dengan skor 5-3.

Kemenangan Al Falah kali ini cukup fantastis karena diwarnai pesta gol ke gawang Kalu yang selama turnamen ini belum pernah kebobolan. AL Falah membuka pestanya melalui Dayat pada menit ke-12. Muhammad menggandakan keunggulan Al Falah pada menit ke 19. Tertinggal dua gol memacu semangat anak-anak Kalu untuk bangkit. Kondisi lapangan yang licin dan berlumpur cukup menyulitkan kedua tim untuk mencetak gol.

Baru pada menit ke-25, Kalu memecah kebuntuan melalui Suman. Acan kemudian menyamakan kedudukan pada menit ke-30. Kedudukan 2-2 tidak bertahan lama karena Al Falah kembali meningkatkan serangan dan pada menit ke-35 Andi yang terlepas dari kawalan pemain belakang Kalu menaklukan penjaga gawang Kalu, Andri. Dua menit kemudian, Kalu kembali menyamakan kedudukan melalui Alan. Kedudukan imbang bertahan hingga babak pertama selesai.

Di Babak kedua, kedua tim meningkatkan serangan. Al Falah memiliki peluang mencetak gol pada menit 75 dan injury time. Sedangkan Kalu memiliki satu peluang pada menit 77. Namun, sampai babak kedua berakhir kedudukan tetap imbang. Pertandingan terpaksa dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2x15 menit. Dalam babak perpanjangan waktu, Al Falah menambah dua gol lewat Muhammad dan Dayat.

Perebutan juara pertama petang ini akan terjadi antara Remas At-Taqwa dan Mudika Wara. Kedua tim sama-sama diunggulkan untuk memenangkan pertandingan. (dea)
Read More...

Faperta Undana Juara

14 Desember 2008 | Label: | 0 komentar |

TIM tuan rumah, Faperta Undana berhasil menjuarai turnamen sepakbola Faperta Undana Cup XXIII 2008. Saat final di Stadion Oepoi, Kupang, Sabtu (13/12/2008), Faperta menang adu penalti 5-4 atas FKIP UKAW Kupang.

Partai final ini berlangsung menarik. Hujan yang membuat permukaan lapangan digenangi air tak menurunkan semangat kedua tim untuk mengejar kemenangan. FKIP UKAW yang diunggulkan untuk menang menurunkan semua pemain terbaiknya. Anak-anak asuhan James dan Robert Tetikay ini bermain cukup bagus. Alur bola yang dimainkan dari sayap melalui kecepatan Nyongki Mone dan Harun ternyata cukup merepotkan pertahanan Faperta. Buktinya mereka kemudian mampu lebih dahulu mencetak dua gol melalui Nyongki dan Habel. Faperta sempat memperkecil kedudukan melalui gol Ardy Ora menjelang turun minum.

Babak kedua seharusnya tetap menjadi milik FKIP UKAW. Kokohnya pertahanan yang dibangun Juan Ie ditambah penampilan kiper, Ofta yang gemilang, membuat FKIP nampak menguasai permainan. Ofta, kiper PS Kabupaten Kupang ini sering melakukan aksi-aksi gemilang untuk menahan tendangan Jemi Fallo, Ardilles Kana, Frids Kadju maupun Ardy Ora.

Meski demikian, kesalahan fatal dilakukan pelatih FKIP UKAW, James dengan menarik Juan dan Herman. Koordinasi permainan FKIP pun menjadi hilang. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh anak-anak Faperta, asuhan Samuel Dando. Dan, beberapa saat menjeleng babak kedua hendak berakhir, berawal dari tendangan bola mati dari Frids Kadju, Ardilles dengan baik menjebol gawang Ofta lewat sundulannya.

Kedudukan 2-2 bertahan hingga waktu 2x45 menit usai. Perpanjangan waktu 2x10 menit pun harus dilakoni. Namun, akibat bermain sangat hati-hati, kedua tim tak mampu mencetak gol hingga waktu tambahan usai. Penentuan kemenangan pun harus dilakukan lewat adu penalti. Saat adu penalti, Ofta tampil sangat gemilang dengan menangkap dua tendangan Faperta. Namun, FKIP tak memiliki penendang handal sehingga tiga tendangannya malah melenceng dari gawang. (eko)


Hasil Faperta Cup XXIII 2008
Juara : Faperta Undana: Piala Bergilir + Piala Tetap + Rp 2.000.000.
Runner-up: FKIP UKAW: Piala Tetap + Rp 1.750.000.
Peringkat III: SMAN 1 Kupang Timur: Piala Tetap + Rp 1.500.000.
Peringkat IV: SMAN 2 Kupang: Piala Tetap + Rp 1.250.000.
Pemain Terbaik: Rustam Labuka (SMAN 1 Kupang Timur)
Top Skore: Dentox Pramono (SMAN 2 Kupang)
Tim Favorit: SMAN 1 Kupang Timur
Read More...

Mudika Wara ke Final

| Label: | 0 komentar |

Sepakbola GKS Payeti

MUDIKA
Wara akhirnya melaju ke final turnamen sepakbola antar-umat beragama di Sumba Timur yang digelar Pemuda GKS Payeti, Waingapu. Pada pertandingan, Sabtu (13/12/2008), Mudika Wara menundukkan Remas Al Falah Kampung Baru dengan skor 1-0.

Gol tunggal Mudika Wara tercipta melalui Deges pada perpanjangan waktu 2 x 15 menit. Lawan Mudika Wara di babak final masih menunggu hasil pertandingan antara Pemuda Kalu dengan Remas At-Taqwa, Senin (15/12/2008).

Pertandingan antara Al Falah dan Mudika Wara berlangsung menarik. Al Falah memiliki peluang mencetak gol lebih banyak dibanding Mudika Wara. Meski demikian, Mudika Wara unggul dalam penguasaan bola. Tercatat tigakali Al- Falah nyaris menjebol gawang Mudika Wara yang dikawal Jimi. Namun dewi keberuntungan rupanya masih memihak pada Mudika Wara.

Mudika Wara menerapkan strategi serangan balik yang cepat sehingga sering merepotkan pertahanan Al Falah yang dikawal Aris. Kondisi lapangan yang licin akibat diguyur hujan sering merepotkan kedua tim dalam melakukan serangan-serangan di depan gawang. Kedudukan imbang bertahan hingga pertandingan 2 x 45 menit usai.

Pertandingan kemudian dilanjutkan dengan perpanjangan waktu 2 x 15 menit. Baru berjalan tujuh menit pada babak perpanjangan waktu, Deges mengoyak gawang Al Falah yang dikawal Amirin Saleh. Kebobolan 1-0 membuat suhu permainan semakin tinggi. Namun perjuangan anak-anak Al Falah untuk bangkit dan mengejar ketinggalan pupus setelah wasit Umbu Ranggambani meniup pluit panjang. (dea)
Read More...

Kupang Timur Peringkat III

13 Desember 2008 | Label: | 0 komentar |

Faperta Cup XXIII

KESEBELASAN SMAN 1 Kupang Timur menempati peringkat ketiga turnamen sepakbola Faperta Undana Cup XXIII 2008. Dalam pertandingan di Stadion Oepoi, Kupang, Jumat (12/12/2008), SMAN 1 Kupang Timur menang 2-1.

Pertandingan kedua tim berlangsung antiklimaks. Selain karena stamina yang tidak bagus setelah menjalani rangkaian pertandingan ketat dari penyisihan, juga kondisi permukaan lapangan yang berlumpur, membuat permainan kedua tim tidak berlangsung maksimal. Meski demikian, keduanya terlihat sangat ngotot untuk mengalahkan lawannya.

Memasuki menit kesebelas, Dedy sudah membuat SMAN 1 Kupang Timur unggul. Berawal serangan dari lini tengah, Dedy yang muncul dari sayap kanan pertahanan SMAN 2 Kupang, dengan mudah menaklukkan kiper SMAN 2, Sumardy. Rustam yang masuk sebagai pemain pengganti menggandakan keunggulan Kupang Timur menit ke-34.

Diperkuat sejumlah pemain SSB Tunas Muda, Kupang, SMAN 2 Kupang berusaha mengejar ketinggalannya. Riko, Dentox, Mariano, Agung, Syamsul dkk meningkatkan tempo serangan. Serangan dari semua lini membuahkan hasil ketika gelandang PSKK, Mariano Soares berhasil menaklukkan kiper Kupang Timur, Ricky menit ke-54.

Dukungan ratusan suporter fanatik kedua tim dari tribun penonton membuat jalannya permainan makin menarik. SMAN 1 Kupang Timur berusaha bermain aman dengan menarik semua pemainnya ke belakang dan hanya mengandalkan serangan balik. Sementara SMAN 2 Kupang menyerang total. Namun, akibat bertumpuknya pemain di tengah tanpa ada pergerakan tanpa bola, membuat anak- anak SMAN 2 asuhan Stef Reo ini kesulitan menemukan celah masuk ke pertahanan Kupang Timur.

Beberapa saat menjelang pertandingan berakhir, SMAN 2 sempat memiliki peluang lewat Mariano. Namun akibat kurang tenang tendangannya masih melenceng. Hingga wasit Stefanus Bria meniup pluit panjang, tak ada gol tambahan yang tercipta.

Pelatih SMAN 2 Kupang, Stef Reo yang mengomentari hasil tersebut mengakui keunggulan Kupang Timur. "Mereka memanfaatkan kondisi permainan dengan baik. Saya masih optimis karena pemain-pemain saya rata-rata masih bisa bermain tahun depan," ujarnya.

Petang ini, akan dilangsungkan partai final antara FKIP UKAW melawan Faperta Undana.Usai partai final akan dilangsungkan penutupan dan penyerahan hadiah bagi pemenang. (eko)
Read More...

Tim Favorit Berguguran

| Label: | 0 komentar |

Sepakbola GKS Payeti

SETELAH
juara bertahan, Pemuda GKS Payeti takluk di tangan Remas At-Taqwa, tim-tim unggulan lainnya juga mulai berguguran. Mudika Padadita yang diunggulkan menjuarai turnamen harus tersingkir dari turnamen ini setelah ditaklukkan oleh Pemuda Kalu dengan skor telak 5-0, Jumat (12/12/2008).

Dengan hasil tersebut, Pemuda Kalu melenggang ke babak semifinal bersama Remas At-Taqwa, Remas Al Falah dan Mudika Wara. Pemuda Kalu yang pada tahun-tahun sebelumnya selalu terhenti di babak delapan besar, kali ini membuat kejutan dengan lolos ke semifinal. Kalu akan bertemu Al Falah di babak semifinal.

Pertandingan antara Padadita dan Kalu berlangsung panas. Sampai-sampai wasit Melki Rihi harus mengeluarkan tiga kartu merah. Pada babak awal, serangan kedua tim masih seimbang. Masing-masing tim memiliki beberapa kali peluang untuk mencetak gol. Namun hingga turun minum, belum ada yang berhasil menjebol gawang lawan.

Pada babak kedua suhu permainan di lapangan semakin meningkat. Kalu yang mulai mendominasi pertandingan akhirnya mencetak gol pertama melalui Melvi setelah tiga menit babak kedua. Gol pertama Kalu ini menurunkan mental bertanding anak-anak Padadita. Dukungan penonton yang begitu besar ternyata tidak mampu membangkitkan mental bertanding mereka.

Kondisi mereka semakin terpuruk setelah dua pemain pilar mereka, Toby dan Marsel diusir keluar lapangan. Toby dihadiahi kartu merah oleh Melky setelah melakukan pelanggaran terhadap Pemain Kalu. Sedangkan Marsel keluar lapangan karena akumulasi kartu kuning.

Setelah dua pemain pilarnya dikeluarkan, permainan Padadita menurun tajam. Di lini depan, mereka nyaris lumpuh. Sementara di lini belakang mereka rapuh. Kondisi ini dimanfaatkan Kalu. Pemuda Kalu menambah gol melalui Robert, Anja dan Manabi.

Pada semifinal pertama hari ini, akan mempertemukan Mudika Wara dengan At-Taqwa. Pertandingan diprediksikan akan menarik mengingat kedua tim sama-sama dijagokan sebagai kandidat juara. (dea)
Read More...

Stadion Oepoi Akan Direhab

10 Desember 2008 | Label: | 0 komentar |

LANGKAH pertama yang akan dilakukan kepengurusan PSSI NTT periode 2008- 2012 adalah merehab Stadion Oepoi-Kupang. Untuk itu, Pemerintah Propinsi (Pemprop) NTT telah menyetujui anggaran sebesar Rp 1,5 miliar untuk merehab Stadion Oepoi.

Demikian dikatakan Ketua Pengprop PSSI NTT Terpilih, Drs. Frans Lebu Raya dalam sambutannya saat Musprop PSSI NTT di rumah jabatan Gubernur NTT, Sabtu (6/12/2008).

"Kita harus mempromosikan turnamen EL Tari Memorial Cup menjadi event nasional. Untuk itu, langkah pertama yang harus dilakukan adalah merehab Stadion Oepoi. Saat ini alokasi dana Rp 1,5 miliar untuk rehab Stadion Oepoi sedang dibahas di DPRD NTT. Kita berharap disetujui, sehingga Stadion Oepoi diperbaiki agar lebih memadai. Kalau kita memiliki lapangan yang memadai, tentunya akan lebih baik. Apalagi sekarang ini banyak pihak yang berminat menggelar event," ujar Lebu Raya.

Soal susunan kepengurusan, Lebu Raya mengatakan, mandat yang diberikan peserta musda nantinya akan dilaksanakan dengan baik dengan memperhatikan kaderisasi, dan komitmen untuk bekerja tanpa pamrih. Ia yakin, semua pengurus yang mendampinginya sama-sama memiliki komitmen untuk memajukan sepakbola NTT.

Untuk pengembangan sepakbola di kabupaten/kota, Lebu Raya berharap para kepala daerah ikut mengalokasikan dana bukan hanya untuk ikut turnamen tapi juga untuk pembinaan. Untuk itu, Lebu Raya berharap sudah harus dialokasikan dalam APBD tahun depan. (eko)
Read More...

Lebu Raya Kembali Pimpin PSSI NTT

| Label: | 0 komentar |

FORUM Musyawarah Propinsi (Musprop) PSSI NTT, secara aklamasi kembali memilih Drs. Frans Lebu Raya sebagai Ketua Umum Pengprop PSSI NTT, periode 2008-2012. Keputusan tersebut diterima oleh Frans Lebu Raya dalam musprop yang digelar di rumah jabatan gubernur NTT di Kupang, Sabtu (6/12/2008).

Frans Lebu Raya pertamakali terpilih dalam musprop yang digelar di Hotel Roda Pedati, SoE-TTS, Oktober 2003 lalu menggantikan ketua lama, Drs. Frans Skera, M.Si. Musprop kali ini diikuti sebelas pengurus PSSI kabupaten/kota di NTT. Tiga agenda yang dibahas dalam musprop ini, yakni laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode 2003-2008, pembahasan program yang diwarnai pemandangan umum pengurus kabupaten/kota dan pemilihan ketua umum.

Beberapa program yang disepakati untuk dilaksanakan di antaranya, yakni sosialisasi peraturan PSSI, termasuk futsal ke seluruh kabupaten/kota, pengadaan kantor sekretariat tetap Pengprop PSSI NTT lengkap dengan peralatan dan personil sekretariat. Untuk kompetisi, pelaksanaan Piala Gubernur, EL Tari Memorial Cup, liga remaja, futsal dan sepakbola wanita harus dilaksanakan.

Mengenai kepengurusan yang akan disusun ketua terpilih, para peserta musprop umumnya mendukung adanya regenerasi. "Komposisi kepengurusan harus mempertimbangkan kemampuan teknik, manajerial dan loyal terhadap tugas. Sudah saatnya ada regenerasi. Artinya, angkatan muda yang punya potensi, energik dan punya kepedulian terhadap sepakbola harus dimasukkan dalam pengurus. Kalau kepengurusannya baik, saya yakin sepakbola NTT akan maju," kata Ketua Harian PSSI Manggarai, Bonaventura Djenadut, dalam pemandangan umumnya.

Frans Lebu Raya dalam sambutan singkatnya usai terpilih, mengatakan, kepercayaan yang diberikan peserta musprop menjadi tanggung jawab yang tidak ringan. Untuk itu, Lebu Raya berjanji, bersama kepengurusan yang akan dibentuknya, sepakbola NTT harus disegani sampai tingkat nasional. (eko)
Read More...

Piala Gubernur 3 November

09 Oktober 2008 | Label: | 0 komentar |

PENGURUS Propinsi (Pengprop) PSSI NTT akhirnya sepakat dengan pengurus kabupaten (Pengkab) PSSI di NTT untuk menunda pelaksanaan turnamen El Tari Memorial Cup 2008 hingga bulan Juli 2009 mendatang. Sebagai penggantinya, akan digelar turnamen U-20 Piala Gubernur yang dilaksanakan di Kupang, 3 November mendatang. Demikian diinformasikan Sekretaris Pengprop PSSI NTT, Drs. Marthinus Meowatu di Kupang, Selasa (7/10/2008).

"Kami sudah mengadakan rapat dengan semua pengurus kabupaten dan disepakati agar El Tari Cup tahun ini ditunda sampai tahun depan. Tempat penyelenggaraannya masih tetap di Ngada. Rapat juga dihadiri oleh wakil dari PSSI Ngada sehingga mereka langsung mengatakan persetujuan dan dukungannya. Untuk tahun ini, sebagai penggantinya PSSI akan menggelar Piala Gubernur di Kupang," jelas Meowatu.

Piala Gubernur, kata Meowatu, akan memainkan kelompok usia 20 tahun ke bawah ditambah lima pemain berusia 23 tahun. Menurut Meowatu, peringkat pertama, kedua dan ketiga, akan mewakili NTT dalam kualifikasi Divisi III Liga Indonesia.

"Kalau tahun-tahun lalu wakil ke Divisi III diambil dari peringkat satu, dua dan tiga di El Tari Cup, untuk tahun ini dari Piala Gubernur. Dengan demikian, pemain kami batasi maksimal kelahiran 1 Januari 1988 dan lima orang maksimal kelahiran 1 Januari 1985. Kami berharap agar semua perserikatan bisa mengirim tim dengan kualitas bagus dalam event ini," kata Meowatu.

Terkait persiapan penyelenggaraan, kata Meowatu, pihaknya dalam minggu ini akan mengukuhkan panitia penyelenggara. Sementara untuk tempat pertandingan akan menggunakan Stadion Oepoi dan Stadion Merdeka, Kupang. "Persiapan penyelenggaraan tidak ada masalah, karena pada dasarnya rencana ini sudah dirancang lama, namun baru diputuskan," tegasnya. (eko)
Read More...