Tampilkan postingan dengan label Piala Gubernur 2008. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Piala Gubernur 2008. Tampilkan semua postingan

Siap Harumkan NTT

18 November 2008 | Label: | 0 komentar |

SUKACITA dan bahagia nampak tergambar di wajah pelatih Persap Alor, Zainal Arifin Panara. Menjadi juara Piala Gubernur 2008 adalah gelar kelima yang diraih Arifin selama tujuh kali menukangi Persap Alor. Lolos ke kualifikasi Divisi III, Persap Alor siap mengharumkan sepakbola NTT.

"Hasil ini menjadi prestasi yang luar biasa bagi saya. Tujuh kali menjadi pelatih kepala Persap Ende, saya lima kali membawa pulang gelar juara. Bagi saya ini karena campur tangan Tuhan sehingga anak-anak juga bermain dengan sangat baik. Sekarang, kami sudah siap mengharumkan sepakbola NTT di tingkat nasional," ujarnya.

Arifin mengakui, permukaan lapangan yang jelek akibat hujan lebat membuat permainan para pemain Persap tidak berkembang dengan baik. Meski demikian, dia menyatakan kebanggaannya karena memiliki pemain-pemain yang tampil sangat luar biasa. "Pemain-pemain kami tampil sangat luar biasa. Mereka memang kelelahan, namun semangat untuk menjadi juara yang memenangkan mereka," ujar Arifin.

Menurut Arifin, kunci sukses Persap Alor adalah kekompakan tim, dukungan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Alor. "Saya sangat terharu karena masyarakat Alor terus memantau permainan kami lewat telepon. Paguyuban Alor yang ada di Kupang juga menunjukkan kepedulian yang cukup bagus. Terutama buat Pemkab Alor, dukungan yang diberikan sangat luar biasa. Pak Bupati Alor, rela mau datang ke Kupang hanya karena ingin langsung memberikan dukungan kepada pemain-pemain di partai final," ujar Arifin.

Pelatih Perse, Emil Sadipun, nampak sedikit kecewa dengan hasil tersebut. Dia sebelumnya sangat yakin bisa memenangkan pertandingan, karena pemainnya menguasai permainan. "Menjadi runner-up adalah prestasi yang sangat tinggi. Terima kasih atas semua dukungannya," ujar Emil pendek.

Secara terpisah, pelatih PSKK, Mathias Bisinglasi yang timnya juga lolos ke kualifikasi Divisi III, mengatakan tekadnya untuk berlatih lebih serius. Dukungan Pemerintah Kota Kupang terhadap PSKK, bagi Mathias adalah motivasi tinggi untuk membenahi skuadnya.

"Kami akan berlatih dengan serius di sisa waktu ini menjelang kualifikasi. Karena petunjuk mengenai usia pemain dari pusat belum ada, maka untuk sementara tim yang ada tetap kami pertahankan," ujarnya. (eko)


Hasil Piala Gubernur 2008
Juara: Persap Alor, Piala Tetap + Piala Bergilir + Rp 35 juta.
Runner-up: Perse Ende, Piala Tetap + Rp 25 juta.
Peringkat III: PS Kota Kupang, Piala Tetap + Rp 15 juta.
Peringkat IV: Persewa Waingapu, Rp 10 juta.
Peringkat V: Persab Belu, Rp 7,5 juta.
Peringkat VI: PSKN Kefamenanu Rp 3 juta.
Pemain Terbaik: Suparman Bara (Persap Alor), top skore, Albino Rizal Paty (Perse Ende), masing-masing Rp 1,5 juta.
Tim Terbaik: Perse Ende Rp 2,5 juta.

Read More...

Alor Juara Piala Gubernur

| Label: | 0 komentar |

KESEBELASAN Persatuan Sepakbola Alor-Pantar (Persap) Alor menjuarai turnamen sepakbola Piala Gubernur 2008. Dalam final yang berlangsung di Stadion Oepoi, Kupang, Senin (17/11/2008), Persap mengalahkan Perse Ende, 1- 0.

Partai final antara Persap melawan Perse yang dipimpin wasit Herman Willa (Kota Kupang) dibantu Fransisco (Sikka) dan Jemi Malengsang (TTS) berlangsung antiklimaks. Pertandingan belum genap lima menit ketika hujan lebat tiba-tiba turun mengguyur Stadion Oepoi.

Pertandingan sempat dilanjutkan hingga 15 menit, namun karena permukaan lapangan tergenang air sehingga bola tidak bisa ditendang jauh, Herman Willa atas persetujuan Pengawas Pertandingan, Bonaventura Djenadut menghentikan permainan.

Setelah dihentikan lebih kurang 20 menit, pertandingan kembali dilanjutkan karena hujan telah reda. Namun, kondisi lapangan yang berair dan becek membuat para pemain sering terjatuh sehingga tidak sempurna mengontrol bola. Meski demikian lewat aksi individu yang sangat memukaui, striker Persap, Suparman Bara berhasil menjebol gawang Perse Ende lewat tendangan langsung yang sangat indah ketika pertandingan belum genap 30 menit.

Di babak kedua, Perse sebenarnya berpeluang membalas ketertinggalannya. Namun, lapangan yang berlumpur membuat koordinasi antar-lini yang dibangun Albino Patty tidak berjalan bagus. Selain itu, mereka tetap kesulitan untuk melewati pertahanan Persap yang dikoordinir Ismail Mudolang. Pertandingan pun diakhiri dengan kemenangan 1-0 untuk Persap Alor.

Rehab Stadion Oepoi
Ketua DPRD NTT, Drs. Melkianus Adoe usai partai final Persap dan Perse mengatakan, sudah saatnya permukaan lapangan di Stadion Oepoi diperbaiki. Untuk itu, kata Mel Adoe, DPRD NTT akan merekomendasikan anggaran bagi pemerintah untuk perbaikan Stadion Oepoi.

"Memang sangat menyedihkan kalau kita lihat para pemain harus bermain di atas lapangan yang berlumpur. Untuk itu, DPRD NTT akan merekomendasikan anggaran agar Stadion Oepoi direhab," ujar Mel Adoe.

Mengomentari pernyataan tersebut, Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, saat memberikan sambutan ketika menutup event tersebut mengatakan terima kasihnya. "Terima kasih kepada DPRD NTT yang mendukung pemerintah untuk mengalokasikan dana perbaikan Stadion Oepoi. Lapangan memang masih menjadi masalah bagi kita. Mudah-mudahan dalam masa-masa yang akan datang lapangan ini sudah bisa diperbaiki," ujar Lebu Raya yang juga adalah Ketua Pengprop PSSI NTT itu.

Menurut Lebu Raya, untuk meningkatkan prestasi sepakbola kompetisi sangat penting terus dilakukan. Hal ini, kata Lebu Raya, harus menjadi tekat bersama baik pemain, pengurus maupun sponsor. "Kalau Stadion Oepoi sudah bagus, maka akan menjadi tantangan bagi pemain dan pelatih agar berlatih lebih keras untuk bisa berprestasi. Untuk turnamen dalam satu tahun akan diusahakan untuk digelar dua kali. El Tari Cup akan diusahakan untuk digelar lebih cepat, sehingga Piala Gubernur bisa digelar menjelang HUT NTT. Pada kesempatan ini, saya juga minta sponsor-sponsor dari pihak swasta untuk bergabung. Kalau kali ini baru Platina Komputer yang bergabung, untuk berikutnya harus lebih banyak," ujarnya.

Kepada Persap Alor, Perse Ende dan PSKK yang akan mewakili NTT ke kualifikasi Divisi III, Lebu Raya meminta para pelatih dan pemain untuk berlatih lebih baik lagi. "Berlatih lebih keras agar nantinya bisa mengharumkan nama NTT pada event yang lebih tinggi," katanya.

Ketua Panitia, Ir. Andre W Koreh, M.T, dalam laporannya mengatakan, turnamen tersebut diikuti 12 perserikatan, yakni Kota Kupang, Kupang, Rote Ndao, TTU, Belu, Alor, Lembata, Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo dan Sumba Timur.

Sementara perserikatan yang absen, yakni Sumba Tengah, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada dan TTS. "Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan jalannya pertandingan selama turnamen digelar cukup tinggi. Ini bisa dibuktikan dengan padatnya penonton yang datang di semua pertandingan," ujar Andre.

Hadir dalam acara penutupan tersebut, Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon L Foenay, M.Si, Ketua DPRD NTT, Drs. Melkianus Adoe, Kapolda NTT, Brigjen (Pol), Antonius Bambang Suedi, para kepala dinas, badan, anggota DPRD dan ribuan penonton.

Di sela-sela pertandingan antara Persap melawan Perse juga digelar pertandingan eksebisi antara tim Legistaltif yang terdiri dari para anggota DPRD Propinsi NTT melawan tim Eksekutif yang terdiri dari anggota Muspida, para kepala dinas, badan, biro dan lainnya. (eko)
Read More...

Menggugat Sebuah Gelar

17 November 2008 | Label: | 0 komentar |

TAHUN 1999, ketika Perse Ende menjadi jawara di kampung sendiri, semua orang angkat topi. Hormat dan aplaus kembali diberikan ketika Heron Goa membawa anak-anak muda Ende menjadi juara Pordafta 2005 di Manggarai.

Hanya dua gelar itu yang membanggakan bolamania di Ende ditambah gelar peringkat keempat El Tari Memorial Cup (ETMC) 2006 di Alor. Selain itu, Ende selalu menjadi bulan-bulanan dalam turnamen antar-perserikatan. Syukur-syukur bisa lolos ke putaran kedua, karena mereka lebih sering sudah terjungkal di babak- babak awal.

Petang ini, Ende akan menunjukkan kedigdayaan untuk menguasai sepakbola di NTT melawan Persap Alor. Beda dengan Ende, Persap selalu diunggulkan dalam turnamen antar-perserikatan di NTT. Ketika tahun 1994 mereka mencengangkan NTT dengan menjuarai Piala Gubernur, nama Persap langsung masuk hitungan. Tahun 2002, Persap kembali membuat prestasi di Piala Suratin yang digelar di Surabaya. Tahun 2006 lalu, Persap kembali menjadi yang terbaik di ETMC di kandang sendiri.

Prestasi-prestasi ini menunjukan bahwa duel partai final ini akan menjadi sangat menarik. Ende yang semula tidak diunggulkan tampil gemilang dengan membabat semua tim unggulan di penyisihan. Perse akan melawan Persap, yang 'mereka tolong' untuk bermain imbang 2-2 di penyisihan putaran kedua agar bisa lolos ke babak semifinal.

Pelatih Persap Alor, Arifin Panara telah menolak anggapan bahwa mereka lolos ke semifinal karena 'pertolongan' Perse Ende. "Semua tim punya strategi masing- masing. Bermain lambat, cepat atau strategi lainnya, itu tim yang atur. Semua boleh berkomentar tapi kami yang menentukan di lapangan," ujarnya.

Kualitas dan kematangan strategi akan menjadi tontonan menarik petang ini. Jedah waktu istirahat satu hari bagi kedua tim, membuat para pemain akan kembali fit dan siap tempur. Gengsi prestasi akan menjadi taruhan. Ribuan penonton fanatik akan memadati tribun Stadion Oepoi. Dan, ini yang akan menjadi tantangannya.

Partai puncak akan berlangsung penuh gengsi. Mengejar gelar terbaik terkadang membuat orang lupa diri. Aksi-aksi atraktif penonton bisa membuat pemain dan ofisial linglung karena terpengaruh. Wasit dan panitia mungkin saja dijadikan kambing hitam. Dari sini kematangan emosi dan mental akan menjawab pertanyaan, tim mana yang terbaik di Piala Gubernur 2008 ini? (eko)
Read More...

PSKK ke Divisi III

| Label: | 0 komentar |

PS Kota Kupang (PSKK) merebut tiket terakhir untuk mewakili Pengprop PSSI NTT ke kualifikasi Divisi III Liga Indonesia 2009. Dua tiket lainnya direbut Perse Ende dan Persap Alor yang akan bermain dalam final Piala Gubernur 2008 di Stadion Oepoi, petang ini.

Dalam perebutan peringkat ketiga melawan Persewa Waingapu di Stadion Oepoi- Kupang, Minggu (16/11/2008), PSKK menang 1-0. Gol tunggal PSKK dicetak Mariano Soares, 15 menit sebelum pertandingan yang dipandu wasit Linus Mitan dibantu Fransisco dan Anton Wasa berakhir.

Melawan Persewa, PSKK menurunkan semua pemain terbaiknya. Kehadiran Wakil Walikota Kupang, Drs. Daniel Hurek yang duduk bersama pemain cadangan, memberikan motivasi tinggi bagi penampilan anak-anak asuhan Mathias Bisinglasi ini. Meski demikian, serangan yang dibangun dari lini tengah kurang berkembang.

Presing ketat yang diperagakan Persewa yang dimotori Rahmad Mambo, membuat Faisal Valendra dan Fancy Abraham yang mengatur serangan PSKK kurang berkembang. Mariano dan Rio Sonbay yang beroperasi di kedua sayap juga tidak memanfaatkan lebar lapangan sehingga serangan yang dibangun sangat monoton. Umbu yang mengkoordinir lini belakang Persewa pun dengan mudah mematikan serangan PSKK.

Masuknya beberapa pemain pengganti di kubu Persewa sempat membuat mereka menguasai irama permainan. Memanfaatkan lemahnya lini belakang PSKK menyusul cederanya Ardy Valendra, Rahmad Mambo dan Muchlis berhasil melakukan aksi-aksi yang membuat Dody Lisnahan sempat jatuh bangun mengamankan gawangnya.

Saat babak kedua memasuki menit ke-25, pertandingan sudah menjadi milik PSKK. Dominasi serangan yang dibangun sangat kelihatan dari tekanan-tekanan ke gawang Persewa. Tak heran kalau kiper Persewa, Gregorius beberapa kali harus mendapat perawatan karena dipaksa berjibaku mengamankan gawangnya. Tapi aksi-aksi brilian Gregorius terhenti ketika kerja sama apik antara Ibnu, Mad Kikong dan Mariano sukses menjebol gawangnya 15 menit sebelum pertandingan usai.

Persewa sempat bangkit setelah ketinggalan 0-1. Anak-anak asuhan Umbu Ranggambani ini menekan total. Namun, Syahlan Umar dan Rama Meno sangat tangguh dan disiplin mengawal pertahanannya. PSKK pun mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 1-0. (eko)
Read More...

Tegang Sebelum Final

13 November 2008 | Label: | 0 komentar |

SISTEM pertandingan yang digunakan panitia turnamen sepakbola Piala Gubernur 2008, membuat persaingan menjadi sangat ketat. Lolos dari penyisihan putaran pertama, tim peserta masih harus bersaing di penyisihan putaran kedua yang masih menggunakan sistem setengah kompetisi.

Pemain dipaksa untuk bermain setiap hari. Panas atau hujan, pertandingan tetap harus dijalani. Tak heran kalau stamina para pemain pun mulai terkuras habis. Permainan mereka pun tak maksimal. Akankah saat final nanti pertandingan akan berlangsung antiklimaks karena sudah dihabiskan saat penyisihan?

Petang ini, Kamis (13/11/2008), para pemain harus melupakan kepenatan dan kelelahannya. Selain Perse Ende yang sudah lolos ke semifinal dan PSKN Kefamenanu yang telah tersingkir, enam tim lainnya masih harus bersaing ketat. Persap Alor dan Perseftim akan berebut satu tiket dari Grup E. Persap Alor akan melawan Perse Ende yang sudah lolos, sedangkan Perseftim melawan PSKN yang telah tersingkir. Mungkinkah 'sepakbola gajah' akan muncul?

Tegang sebelum final, itulah yang akan terjadi di Grup D. Hanya butuh satu poin untuk ke semifinal, Persab Belu akan melawan PSKK yang mengincar tiga poin agar aman. Pasalnya, Persebata Lembata akan berusaha mengalahkan Persewa untuk lolos. Persab, Persewa dan PSKK tentu tidak ingin berspekulasi untuk bermain seri. Persab yang memimpin Grup D, bisa tersingkir kalau kalah dari PSKK saat mana Persewa juga mengalahkan Persebata. Kalau pun Persab kalah dan Persebata menang, keduanya akan saling berhitung produktivitas gol.

Peluang paling berat ada pada Persebata Lembata. Pasalnya, bila mengalahkan Persewa, mereka masih harus berhitung poin dengan PSKK dan Persab Belu. Untuk itu, Persebata harus mencetak gol sebanyak mungkin, mengantisipasi bila harus berhitung selisih gol dengan Persab atau PSKK.

Yang pasti, tekanan mental dan stamina yang sudah melorot harus diimbangi dengan semangat juang mempertahankan gengsi daerah. Ketegangan akan memuncak. Yakinlah bahwa pemenangnya adalah tim yang berhasil mengatasi ketegangan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan fair play. (eko)
Read More...

Persab Belu Kalahkan Persewa

| Label: | 0 komentar |

PERSAINGAN di Grup D makin ketat menyusul kemenangan 2-1 Persab Belu atas Persewa Waingapu dalam pertandingan di Stadion Merdeka, Kupang. Dua gol Persab diborong Loius Riberu, sedangkan gol Persewa lewat Andi Sumanto.

Mengoleksi empat poin, Persab belum aman karena akan melawan PSKK yang butuh poin penuh kalau ingin lolos. Pasalnya, kemenangan 1-0 atas Persebata Lembata membuat peluang PSKK sangat terbuka untuk lolos ke semifinal.

Manajer Persab Belu, Yus Tiwu yang mengomentari hasil pertandingan mengaku cukup puas. Dia yakin kalau hari ini timnya akan memetik poin dari PSKK. "Persab Belu masih tetap pada targetnya untuk menjuarai turnamen ini. Kami siap melawan siapa saja, dan ini sudah ditunjukkan anak-anak dalam beberapa pertandingan ini," ujar Yus Tiwu.

Di pertandingan lainnya, nasib apes dialami oleh Perseftim Flores Timur saat melawan Persap Alor. Sudah unggul dua gol yang diborong Rahman Abubakar, Perseftim dipaksa bermain imbang 2-2 oleh Persap Alor lewat dua gol Suparman Bara dan Irwan Bahri.

Sekretaris Perseftim, Idris Lewar yang mengomentari hasil ini mengaku kecewa, padahal perjuangan pemainnya sudah maksimal. "Seharusnya kami menang, tapi itulah sepakbola. Evaluasi akan kami lakukan untuk menjalani pertandingan terakhir," ujarnya. (eko)
Read More...

Perse Ende ke Semifinal

| Label: | 0 komentar |

KESEBELASAN Perse Ende menjadi tim pertama yang lolos ke babak semifinal turnamen sepakbola Piala Gubernur 2008. Kepastian itu diraih setelah menang 2-0 atas PSKN Kefamenanu-TTU dalam pertandingan di Stadion Oepoi-Kupang, Rabu (12/11/2008).

Dua kemenangan, membuat Perse Ende mengoleksi enam poin. Perse masih menyisakan pertandingan melawan Persap Alor petang ini, namun hasilnya tidak akan berpengaruh. Kalah atau menang, Perse sudah pasti lolos ke semifinal. Sementara kekalahan membuat PSKN langsung tersingkir dari turnamen ini.

Kemenangan Perse ditentukan dalam permainan apik saat melawan PSKN. Grafik permainan Perse nampak mulai naik usai mengalahkan Persap Alor, Selasa (11/11/2008). Tak heran kalau mereka mampu mengimbangi permainan PSKN dengan baik. Menguasai permainan, PSKN nampak kesulitan mencetak gol. Hal ini akibat lini belakang Perse yang melakukan aksi sapu bersih dengan menendang bola sejauh mungkin dari gawangnya.

Tapi, justru strategi ini yang membuat mereka memenangkan pertandingan. Keasyikan menyerang, lini belakang PSKN nampak sangat keropos. Serangan balik Perse membuat Kristo harus jatuh bangun menghalau bola. Hal ini membuat kiper PSKN nampak gugup sehingga tak sempurna mengamankan tendangan pemain Perse membuat Albino Rizal Paty dan Muchlis Abidin berhasil menjebol gawangnya.

PSKK Kalahkan Persebata
PS Kota Kupang (PSKK) perlahan tapi pasti mulai menemukan irama permainannya. Melawan tim unggulan, Persebata Lembata, PSKK menang 1-0 lewat gol Ibnu Sanda.
Kemenangan PSKK ditentukan oleh kematangan lini tengahnya mengatur irama permainan dan disipilin pertahanannya yang tak memberikan kesempatan kepada pemain-pemain Persebata untuk bebas bergerak dalam kotak penalti.

Lembata seharusnya bisa memanfaatkan keunggulan jumlah pemainnya, setelah kiper PSKK, Dody Lisnahan diusir wasit karena menyentuh bola di luar garis 16 meter. Namun lapangan yang becek akibat hujan membuat serangan Persebata seperti tak bertenaga sehingga mudah dimatikan.

PSKK sendiri tampak tidak terpengaruh setelah Dody dikeluarkan. Richard yang menggantikan posisi Dody bermain cukup tenang sehingga sanggup menepis dua tendangan striker Persebata, Atus Karpitang. PSKK sendiri memiliki beberapa peluang lewat Mad Kikong, namun tak ada yang berbuah gol. (eko)
Read More...

Tentukan Nasib Sendiri

12 November 2008 | Label: | 0 komentar |

PETANG ini, Rabu (12/11/2008), pertandingan kedua di penyisihan kedua akan digelar. Pertandingan akan menjadi menarik, karena masing-masing tim akan menentukan nasib sendiri lewat hasil yang bakal diraihnya.

Dari Grup D, dengan kekalahan yang dideritanya dari Persewa, PSKK harus memenangkan pertandingan melawan Persebata Lembata kalau ingin lolos ke semifinal. Hasil seri saja, akan membuat anak-anak asuhan Mathias Bisinglasi ini kesulitan untuk bersaing. Hal yang sama juga akan terjadi pada Persebata. Satu poin miliknya membuat posisi mereka tidak aman kalau hanya bisa bermain imbang melawan PSKK.

Kondisi ini berbeda dengan Persewa yang akan melawan Persab Belu. Tiga poin yang dikantongi Persewa membuat mereka masih bisa bermain santai untuk mengamankan satu poin. Namun, mereka harus waspada, karena Yus Tiwa akan meminta anak-anak Persab untuk menekan total mengejar tiga poin.

Dari Grup E, PSKN Kefamenanu akan melawan Perse Ende. Di atas kertas, anak- anak asuhan Sukron Wahyudi, PSKN, diunggulkan untuk memberikan kemenangan atas Perse. Namun, harus diingat bahwa Perse sedang bergairah setelah berhasil mengalahkan Perseftim. Perseftim sendiri akan melakoni pertemuan ulangan melawan Persap Alor.

Saat pembukaan, keduanya bermain imbang tanpa gol. Namun situasi berbeda kini terjadi, di mana Perseftim dituntut menang kalau masih mau bertahan. Merebut tiga poin, Perseftim harus bekerja keras, karena Persap kini sudah mulai menemukan permainan terbaiknya. (eko)
Read More...

Persewa Kalahkan PSKK

| Label: | 0 komentar |

PERSEWA Waingapu tampil luar biasa saat mengalahkan PS Kota Kupang (PSKK) dalam pertandingan Grup D di Stadion Oepoi, Kupang, Selasa (11/11/2008). Hasil lainnya di Grup D, Persab Belu dan Persebata Lembata bermain imbang 1-1.

Dengan kemenangan ini, Persewa untuk sementara memimpin Grup D dengan tiga poin diikuti Persebata dan Persab. PSKK sendiri akan menentukan nasibnya dalam pertandingan petang ini melawan Persebata Lembata.

Melawan Persewa, PSKK sebenarnya tidak bermain jelek. Koordinasi permainan yang dibangun Ichsan Valendra membuat alur bola ke depan cukup hidup. Sayangnya sayap kiri dan kanan yang ditempati Alderon dan Mariano sering kehilangan posisi, sehingga umpan-umpan kepada Rio Sonbay dan Mad Kikong berlangsung sangat monoton. Hal ini membuat lini belakang Persewa sangat mudah menghalau serangan PSKK.

Persewa, dalam pertandingan yang dipimpin wasit Jemi Malengsang dibantu Linus Mitan dan Thomas Aquino ini, memanfaatkan semua lini permainannya. Koordinasi yang dibangun anak-anak asuhan Umbu Ranggambani ini cukup efektif untuk meredam dominasi Ichsan di tengah. Tak heran kalau mereka mampu mencuri peluang gol lewat serangan yang muncul dari lini kedua. Tendangan beruntun ke gawang Dody Lisnahan dimaksimalkan menjadi gol oleh striker Persewa, Rahman Mambo. Gol Rahman menjadi satu-satunya dalam pertandingan ini, meski keduanya sempat memiliki peluang.

Di pertandingan lainnya, Persab Belu menunjukan permainan disiplin yang sangat bagus. Tahu kalau lini depan Lembata tajam, mereka menempatkan empat pemain belakang yang sangat disiplin menjaga daerahnya. Hal tersebut membuat Dentox, Atus dan Anton nyaris tak punya celah untuk masuk ke pertahanan Persab.

Memanfaatkan kondisi ini, Persab lebih banyak melakukan serangan balik lewat Adi Seran dan Alex. Sangat terlihat kalau Adi Seran mampu menjadi momok yang merepotkan Leandro Ugak di lini belakang Persebata. Beruntung kiper Persebata tampil sangat cemerlang sehingga paling tidak dia berhasil menahan empat peluang gol Persab. Meski demikian, Persab akhirnya mencetak gol lewat tendangan bebas melengkung, Lius Mauloko.

Lembata menekan total di babak kedua. Presing ketat yang dibangun anak-anak asuhan Subhan Goran Tokan ini berhasil membuat lini belakang Persab lengah. Kelelahan akibat cuaca panas ditambah tekanan beruntun yang datang membuat Atus Karpitang berhasil mencetak gol penyama kedudukan dari satu-satunya peluang matang yang diperoleh Persebata. (eko)
Read More...

Persap dan Perse Menang

| Label: | 0 komentar |

PERSAP Alor dan Perse Ende mengawali laga penyisihan putaran kedua di Grup E dengan kemenangan. Dalam pertandingan di Stadion Merdeka, Kupang, Selasa (11/11/2008), Alor menang 2-1 atas PSKN Kefamenanu, sedangkan Perse Ende mengalahkan Perseftim Flores Timur, 1-0. Persap kini memimpin klasemen sementara Grup E dengan tiga poin, sama seperti milik Perse, namun unggul produktivitas.

Partai menarik terjadi antara Persap melawan PSKN yang dipimpin wasit Herman Willa. Kedua tim yang ingin memetik poin dari laga ini menurunkan semua pemain terbaiknya. Pelatih Persap, Arifin Panara masih mempercayai duet Irwan Bahri dan Suparman Bara di lini depan. Irwan membuka keunggulan lewat penalti setelah pemain PSKN melakukan kesalahan di kotak penalti.

Namun, beberapa saat kemudian, PSKN mencetak gol penyama lewat tendangan jauh Pinto Fernandez. Saat kedudukan imbang 1-1, kalau saja PSKN memaksimalkan Budi di depan, seharusnya mereka bisa mencetak gol tambahan. Namun, nyaris tak ada umpan matang sehingga Budi dengan mudah mematikan lini belakang Persap yang dikoordinir Ismail Mudolang. Persap Alor mencetak gol kemenangannya lewat tendangan indah, Syamsul Hasan.

Di pertandingan lainnya, Perse Ende, meski sempat mendapat tekanan hebat, namun akhirnya mengalahkan Perseftim 1-0. Gol tunggal Perse dicetak oleh Albino Paty. Perseftim, meski menguasai permainan namun tetap kesulitan mencetak gol hingga wasit meniup pluit panjang. (eko)
Read More...

Pemain Nagekeo Dipukul Pemain Persami

| Label: | 0 komentar |

DONI Goa (19), salah seorang pemain dari kesebelasan Nagekeo, dipukul Ambrosius Bobi (23), pemain Persami Maumere, di Hotel Cahaya Bapa-Kupang, Selasa (11/11/2008) pukul 01.00 Wita. Akibatnya, korban menderita luka-luka serius pada bagian mulut dan lidah, sehingga harus mendapat 23 jahitan.

Kanit Pidum Satreskrim Polresta Kupang, Ipda Wiwin Julianto, kepada wartawan menjelaskan, pihak kepolisian telah menangkap dan menahan pelaku, Ambrosius Bobi. "Pelaku sudah kita tahan di ruang tahanan Mapolresta Kupang. Kasus ini pasti akan diproses lebih lanjut," kata Julianto.

Peristiwa yang dialami Doni Goa, siswa Kelas 3 SPMA Boawae, Kabupaten Nagekeo ini terjadi saat korban bangun dari tidur, lalu pergi ke ruangan depan aula Hotel Cahaya Bapa-Kupang untuk minum air. Selama pertandingan sepakbola Piala Gubernur NTT, kedua kesebelasan sama-sama menginap di Hotel Cahaya Bapa.

Ketika korban hendak minum air, datanglah Ambrosius Bobi dari dalam aula tempat yang bersangkutan tidur dan menanyakan asal korban. Pada saat itu korban mengatakan berasal dari Kabupaten Nagekeo.

Mendengar jawaban itu, pelaku langsung melepaskan satukali pukulan ke arah mulut korban yang sedang minum air menggunakan sebuah gelas kaca. Akibatnya, gelas kaca yang digunakan korban untuk minum air pecah di mulut korban. Serpihan gelas yang pecah itu masuk ke dalam rongga mulut korban hingga melukai lidah korban. Akibatnya, mulut dan lidah korban harus mendapat 23 jahitan.

Benny Mere, ofisial kesebelasan Nagekeo kepada wartawan di Mapolresta Kupang, menjelaskan, pihak PS Persami belum mengambil sikap terhadap kejadian yang menimpa salah seorang pemain PS Nagekeo yang dianiaya oleh Ambrosius Bobi. "Pihak PS Persami belum mengontak kita tentang persoalan ini, sehingga kita memilih memroses kasus ini ke polisi. Apalagi orangtua korban, Piter Goa, yang juga koordinator komisi wasit NTT meminta kasus itu diproses hukum," kata Benny Mere.

Ketika diperiksa aparat kepolisian Polresta Kupang, Doni Goa didampingi Seli Ajo, manajer PS Nagekeo. (ben)
Read More...

Pembuktian Sesumbar dan Target

| Label: | 0 komentar |


MENJADI yang terbaik dalam sebuah turnamen, adalah impian semua kesebelasan. Ada sesumbar dan target yang diungkapkan menjelang turnamen. Namun untuk mencapai yang terbaik atau membuktikan sesumbar itu, butuh perjuangan keras. Kalah atau menang dalam sebuah pertandingan adalah wajar, namun kekalahan tetap membuat 'sakit hati' sedangkan kemenangan akan membanggakan.

Petang ini, delapan tim yang sudah memastikan diri lolos ke putaran kedua akan memulai perjuangannya menuju empat terbaik. Dari dua grup yang ada, persaingan menarik akan terjadi di Grup A yang akan bermain di Stadion Oepoi. Persebata Lembata yang tampil apik di putaran pertama akan langsung bertemu tim kuat yang memiliki target juara, Persab Belu.

"Kami siap untuk bermain dengan baik. Dengan menjunjung tinggi sportivitas yang didukung kualitas permainan, kami siap mengalahkan Persebata Lembata. Kami hanya minta agar semua pemain, penonton dan aparatur pertandingan menjaga sportivitas dan fair play. Kalah atau menang, kita harus keluar dari lapangan dengan kepala terangkat," ujar manajer Persab Belu, Yus Tiwa.

Target juara dan mengalahkan Persebata akan menjadi beban bagi Persab Belu. Diperkuat sejumlah pemain sarat pengalaman, anak-anak asuhan Bastian Udjan dan Subhan Goran Tokan ini sudah menjadi momok tim unggulan. Kematangan pemain pelapis akan didukung strategi brilian yang sukar ditebak lawan. Tujuh gol yang dikoleksi di putaran pertama, menunjukan kualitas lini depannya yang sangat bagus. Bandingkan saja dengan dua gol koleksi Persab Belu.

Namun yang harus menjadi catatan bagi Persebata adalah ketergantungan pada sosok Atus Karpitang. Lima gol yang dicetak Atus, membuat dia akan menjadi perhatian utama. Untuk itu, lini kedua harus ikut mendukung, apabila Atus dimatikan lawan. Namun, kalau Persab berani melakukan ini, maka Elio harus waspada di gawangnya, karena Atus memiliki kecepatan, skil dan akurasi yang sangat bagus untuk mencetak gol di semua kesempatan.

Pertandingan lainnya, PSKK akan melawan Persewa. Persewa memiliki keunggulan pada postur pemain, namun PSKK memiliki skil dan keunggulan teknik. Artinya, kalau PSKK tenang dan tidak terpengaruh dengan permainan Persewa, mereka bisa meraih hasil positif. Namun, ini bisa menjadi antiklimaks, kalau Persewa mampu mendikte PSKK dengan tidak membiarkan mereka memainkan bola lebih lama.

Di Stadion Merdeka, Perse Ende akan melawan Perseftim Flores Timur, sedangkan PSKN Kefamenanu melawan Persap Alor. Dengan kualitas berimbang, nampaknya sukar untuk memprediksi pemenang pertandingan. (eko)
Read More...

Perseftim Juara Grup B

| Label: | 0 komentar |

SEMPAT terseok-seok, Perseftim Flores Timur memastikan diri menjadi juara Grup B. Perseftim menggeser posisi Persab Belu setelah dalam lanjutan pertandingan melawan PSK dengan sisa waktu 30 menit di Stadion Oepoi-Kupang, Senin (10/11/2008), mempertahankan keunggulan, 2-1 yang diperolehnya pada pertandingan, Sabtu (8/11/2008).

Pada pertandingan Sabtu, Perseftim unggul melalui dua gol Rahman, sedangkan gol PSK oleh Dinho Lopes. Pada lanjutan pertandingan yang dipimpin wasit Linus Mitan dibantu Ruben Huru dan Richardus Domaking, PSK nampak menguasai permainan serangan beruntun yang dibangun Ramadhan Labuka, Akansio Parera, Dinho Lopes yang terus mengancam pertahanan Perseftim. Beruntung liberonya, Kristo tampil cukup cemerlang sehingga sanggup menahan semua serbuan yang datang.

Perseftim, anak-anak asuhan Valens Parera ini, lewat koordinasi yang dibangun Syafril Bunga dan Syafrudin Yusuf memiliki sejumlah peluang dari serangan balik. Satu hadiah penalti yang diberikan wasit juga gagal dimaksimalkan oleh Rahman. Tendangan Rahman dengan mudah ditangkap kiper PSK. Hingga waktu 30 menit selesai tidak ada gol yang tercipta, sehingga Perseftim pun memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.

Hasil ini membuat Perseftim mengantongi lima poin sama seperti Persab Belu, namun Perseftim unggul produktivitas gol. Persap Alor yang berada di posisi ketiga Grup B mengantongi empat poin, sehingga lolos dengan status peringkat ketiga terbaik dua. Satu tim lainnya, PSK, kekalahan dari Perseftim membuat mereka langsung tersingkir karena hanya mengantongi satu poin.

Dengan hasil ini, delapan tim langsung memastikan diri untuk bermain di putaran kedua yang menggunakan sistem setengah kompetisi. Tim yang lolos, yakni Perseftim Flores Timur, Persebata Lembata, Perse Ende, Persewa Waingapu, PSKN TTU, PSKK, Persab dan Persap Alor. Sementara tim yang tersingkir, yakni Perserond Rote Ndao, Persami Maumere, Persenage Nagekeo dan PS Kabupaten Kupang. (eko)
Read More...

10 Pemain PSKN Tahan Nagekeo

08 November 2008 | Label: | 0 komentar |

BERMAIN dengan sepuluh pemain sejak sepuluh menit menjelang babak pertama berakhir, PSKN Kefamenanu berhasil menahan PS Nagekeo tanpa gol dalam pertandingan di Stadion Oepoi Kupang, Jumat (7/11/2008). Gelandang PSKN, Nanang Lestari terpaksa diusir wasti akibat akumulasi dua kartu kuning.

Strategi yang diterapkan pelatih PSKN, Sukron Wahyudi dalam pertandingan ini patut diacungi jempol. Kalah dalam jumlah pemain diimbangi dengan permainan taktis yang sangat efektif. Dengan hanya menempatkan Budi sebagai striker tunggal, Sukron memperkuat lini belakangnya yang dikoordinir Kristo dan Pinto Fernandez.

PS Nagekeo sendiri menguasi lini tengah. Koordinasi yang dibangun Zola Frare berhasil menghidupkan serangan dari semua lini. Dukungan Atus dan Kaka Fernandez dari kedua sayap, membuat Nagekeo memiliki lebih dari lima peluang untuk bisa mencetak gol. Tendangan pemain-pemain Nagekeo beberapa kali hanya membentur mistar gawang atau melenceng tipis.

Hasil ini membuat PSKN hampir pasti akan lolos ke putaran kedua. Bila salah satu antara Persami atau PSKK yang akan bertanding petang ini kalah, maka PSKN akan menjadi tim pertama yang langsung lolos ke putaran kedua. (eko)
Read More...

Perse Ende 'Mengamuk'

| Label: | 0 komentar |

KALAH 0-1 dari Persewa Waingapu dalam pertandingan perdana rupanya langsung dievaluasi tim pelatih. Perse Ende 'mengamuk' dan membantai Perserond Rote Ndao 4-1 dalam pertandingan di Stadion Merdeka Kupang, Jumat (7/11/2008).

Di Grup A, Ende kini naik ke posisi kedua dengan tiga poin sama seperti Persebata Lembata. Ende akan bertemu Persebata dalam pertandingan terakhirnya, Minggu (9/11/2008). Sementara kekalahan bagi Perserond, membuat mereka hanya mengharapkan mujizat untuk bisa lolos, minimal sebagai posisi ketiga terbaik. Paling tidak, hasil pertandingan antara Persebata melawan Persewa petang ini akan menentukan nasib Perserond. Bila keduanya imbang, maka Perserond akan langsung tersingkir.

Dalam pertandingan yang dipimpin wasit Jemi Malengsang ini, Perserond yang pada Kamis (6/11/2008), kalah 1-3 dari Persebata bermain tidak kompak. Meski lini tengahnya bekerja sangat maksimal, namun koordinasi dengan lini belakang dan depan tidak jalan. Akibatnya, serangan yang dirancang dari tengah selalu gagal menghasilkan gol akibat tidak maksimalnya lini depan.

Pembenahan di lini belakang setelah kekalahan dari Persebata, rupanya tidak dilakukan. Pasalnya, anak-anak Ende dengan mudah lolos untuk langsung menekan ke gawang Perserond. Darmawan membuka gol bagi Perse Ende, sedangkan Albino Paty yang tampil sangat cemerlang mencetak dua gol ditambah satu gol Awaludin. Satu gol Perserond dicetak oleh Beni.

Persap Buka Peluang
Persap Alor hampir pasti akan melenggang ke putaran kedua, minimal sebagai posisi ketiga terbaik. Persap kini mengantongi empat poin setelah dalam pertandingan di Stadion Merdeka menang 3-0 atas PS Kabupaten Kupang (PSK). Dua gol Persap dicetak oleh Marwandi dan satunya lewat Irwan Bahri dalam pertandingan yang dipimpin Ruben Huru ini.

Petang ini, Persap Alor hanya butuh hasil imbang dari Persab Belu yang bermain imbang 1-1 dengan Perseftim dalam pertandingan lainnya. Sementara, PSK harus mengalahkan Perseftim Flores Timur kalau ingin lolos. Dengan satu poin yang sudah dikantongi, PSK harus butuh tiga poin lagi untuk merebut posisi ketiga terbaik. (eko)
Read More...

Nagekeo Imbangi Kota Kupang

| Label: | 0 komentar |

PS Nagekeo di luar dugaan berhasil menahan imbang PS Kota Kupang (PSKK) 1-1 dalam pertandingan Grup C di Stadion Oepoi-Kupang, Kamis (6/11/2008). Nagekeo malah lebih dahulu unggul lewat gol Benediktus, baru kemudian disamakan oleh Adi Yanto Tangko.

Dalam pertandingan yang dipandu wasit Linus Mitan asal Maumere-Sikka, ini PSKK sebenarnya bermain cukup baik. Aliran bola lewat Ichsan Valendra dan Frids Kadju cukup lancar ke depan. Duet Adi Tangko dan Mad Kikong berkali-kali berhasil mengancam pertahanan Nagekeo. Namun, akibat terburu-buru peluang mereka selalu gagal membuahkan hasil.

PS Nagekeo sendiri, kehadiran Kaka Fernandez dan Zola Frare di lini tengah ternyata banyak berpengaruh. Di paruh babak pertama, Nagekeo malah menguasai lini tengah. Peluang matang sempat tercipta lewat Atus, namun tendangannya masih melenceng tipis di atas mistar gawang Dody Lisnahan.

Irama permainan berubah ketika Benediktus berhasil mencetak gol bagi Nagekeo, memanfaatkan kelengahan lini belakang PSKK yang dikoordinir Syahlan Umar dan Ardy Valendra. Namun, PSKK, asuhan Mathias Bisinglasi ini berhasil bangkit dan menyamakan kedudukan lewat Adi Tangko.

Saat imbang, PSKK terlihat sangat bernafsu untuk mencetak gol. Serangan total dibangun, namun mereka tetap kesulitan untuk menaklukkan lini belakang Nagekeo. Akibatnya, pemain-pemain PSKK beberapa kali melakukan pelanggaran keras. Buktinya, Cristo Lada terpaksa diusir wasit Linus Mitan karena mengasari pemain Nagekeo. Hingga pertandingan usai, tak ada gol tambahan yang tercipta. (eko)
Read More...

Lembata Bantai Rote

| Label: | 0 komentar |


PERSEBATA Lembata langsung memproklamirkan dirinya sebagai kandidat juara. Tanpa ampun, mereka membantai Perserond Rote Ndao, 3-1 dalam pertandingan di Stadion Merdeka- Kupang, Kamis (6/11/2008). Striker Persebata, Atus Karpitang, tampil gemilang dengan mencetak hatrik dalam pertandingan ini.

Menit-menit awal babak pertama pertandingan antara Persebata melawan Perserond berlangsung seimbang. Perserond, anak-anak asuhan Medi Pello dan Denver Pingak ini menunjukan dominasinya di lini tengah. Kerja sama satu dua yang cukup bagus, membuat mereka berhasil mendikte permainan. Namun, mereka tetap kesulitan ketika masuk ke pertahanan Persebata yang dikoordinir Leandro Ugak dan Pinto Abrao Ximenes.

Keadaan ini membuat Perserond seperti kesulitan mencari celah untuk masuk menyerang. Hal ini membuat Persebata dengan mudah mengambil alih permainan. Vito Tokan berhasil mengkoordinir permainan Lembata. Dan, sebuah umpan panjang ke depan berhasil diselesaikan oleh Atus Karpitang menjadi gol di menit ke-20. Kedudukan 1-0 untuk Persebata bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Lembata nampak lebih dahulu mengambil inisiatif penyerangan. Anak-anak asuhan Simone Langoday dan John Bala Tolok, terlihat menyerang total dari semua lini. Duet Atus Karpitang dan Deni 'Dentox' Pramono di depan beberapa kali berhasil melewati hadangan lini belakang Rote Ndao. Menit ke-54, menerima umpan panjang dari belakang, Atus dengan skil sempurna kembali menaklukkan kiper Perserond.

Keunggulan 2-0 untuk Persebata hanya bertahan empat menit. Atus kembali menjadi momok bagi pertahanan Perserond setelah untuk ketiga kalinya kembali mencetak gol. Namun saat suporter Persebata belum usai bersorak, Frengky Tagu Salen berhasil mencetak gol bagi Perserond hanya dua menit setelah gol ketiga Atus Karpitang.

Berhasil mencetak gol, serangan Perserond mulai hidup. Pergantian pemain yang dilakukan Medi Pello berhasil meningkatkan tekanan Perserond. Beberapa peluang berhasil diciptakan, namun akibat kurang tenang, mereka tetap kesulitan mencetak gol. Hingga pertandingan usai, Persebata tetap unggul 3-1.

Lembata memimpin Grup A dengan tiga poin, sama seperti Persewa Waingapu, namun unggul produktivitas gol. Rote Ndao dan Perse Ende akan menentukan nasibnya di Grup A dalam pertandingan petang ini. (eko)

Komentar mereka
Denver Pingak (Asisten Pelatih Perserond)

LINI belakang kami memang kurang sigap menghadang striker Persebata. Ini adalah partai awal yang bagi kami sudah cukup bagus untuk tim dengan pemain yang masih minim pengalaman. Kami akan segera melakukan evaluasi, dan mudah-mudahan di pertandingan lainnya bisa meraih kemenangan. (eko)

Simone Langoday (Pelatih Persebata)
KAMI sudah sangat mengenal tipe permainan Perserond. Mereka bermain cukup bagus, namun kami lebih lihai memanfaatkan peluang. Kemenangan ini akan menjadi beban, karena tim lain pasti akan lebih waspada. Melawan siapa saja, kami sudah siap dengan berbagai kombinasi strategi yang disiapkan tim pelatih. (eko)
Read More...

Rahmad Menangkan Persewa

06 November 2008 | Label: | 0 komentar |

GOL semata wayang Rahmad Mambo menit kesembilan membuat Persewa Waingapu berhasil mengalahkan Perse Ende dalam pertandingan di Stadion Oepoi, Kupang, Rabu (5/11/2008). Pertandingan sempat diwarnai kericuhan ketika wasit Saleh Wongso mengeluarkan kartu kuning kedua kepada kiper Persewa, Gregorius MD.

Pertandingan Persewa Waingapu melawan Perse Ende berlangsung seru. Baru sembilan menit pertandingan berjalan, Perse dikejutkan dengan gol Rahmad. Gol tercipta melalui tendangan pojok Rahmad yang tak dapat dibendung oleh penjaga gawang Perse Ende. Persewa yang dipimpin oleh kapten kesebelasan, Umbu Wily, berhasil mempertahankan skor 1-0 atas Perse Ende sampai turun minum.

Di babak kedua, Ende bekerja keras mengejar ketinggalan dengan tampil sangat agresif dan pola penyerangan yang cukup maksimal. Namun, usaha Perse Ende yang dipimpin kapten keseblasan, Lambertus Rowa ini, selalu gagal.

Kericuhan sempat terjadi di akhir babak kedua, ketika kiper Persewa, Gregorius MD, mendapat kartu kuning kedua yang berujung kartu merah karena ulahnya yang dianggap oleh wasit melanggar aturan. Kartu merah tersebut diprotes pemain dan ofisial Persewa dan mereka enggan melanjutkan permainan. Namun, wasit mempertahankan keputusannya bahkan meniup pluit akhir pertandingan. Akibatnya, para pendukung Persewa juga ikut memprotes karena ketidakpuasannya. Meski demikian, situasi berhasil dikendalikan.

Pengawas pertandingan, Bona Jenadut dikonfirmasi tentang kejadian itu mengatakan, keputusan wasit adalah sah karena penjaga gawang Persewa, melanggar aturan pertandingan, yakni bersikap kurang sopan. "Wasit tahu apa yang harus dilakukannya. Keputusan tadi sah sesuai aturan," kata Jenadut. (eko/*)
Read More...

PSK vs Persab Imbang

| Label: | 0 komentar |

PS Kabupaten Kupang (PSK) bermain imbang tanpa gol melawan Persab Belu di Lapangan Polda NTT. Hasil ini membuat persaingan di Grup B ketat. Sebelumnya, pada Selasa (4/11/2008), Perseftim Flores Timur juga bermain imbang tanpa gol melawan Persap Alor.

Dalam pertandingan yang dipandu wasit asal Maumere, Linus Mitan, itu kedua tim sebenarnya sama-sama memiliki peluang untuk mencetak gol. Kehadiran Adi Seran di lini depan Persab, benar-benar menjadi momok bagi PSK. Penetrasi yang dilakukan Adi, sering memaksa pertahanan PSK harus berjibaku menghadangnya. Di sepuluh menit pertama, Adi sempat melepaskan sebuah sundulan, namun hanya membentur mistar gawang.

Meski demikian, Adi ternyata tidak mendapat dukungan maksimal dari tandemnya. Alan dan Alex terlihat sangat mudah dimatikan oleh Akansio Parera dkk. Beruntung kiper PSK beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang. PSK sendiri juga memiliki beberapa peluang baik melalui Dino Lopes, Jack Mosez maupun Ramadhan Labuka, namun tak ada satupun yang membuahkan gol. (eko/*)
Read More...

PSKN Kalahkan Persami

| Label: | 0 komentar |

PSKN Kefamenanu-TTU memulai laganya dengan membuat kejutan ketika mengalahkan tim unggulan juara, Persami Maumere 1-0 dalam pertandingan di Stadion Merdeka Kupang, Rabu (5/11/2008). Gol tunggal PSKN dicetak oleh Budi Meno.

Pertandingan PSKN melawan Persami yang dipimpin wasit Umar Wongso dibantu Yaya Huru dan Anton Wasa berlangsung menarik. Kedua tim sama-sama memiliki kualitas pemain di atas rata-rata. Sejak peluit pertama dibunyikan oleh wasit Umar Wongso, anak-anak PSKN TTU langsung menyerang gawang Persami Maumere yang dikawal Ana Sabana Sidi. Sidi sempat dibuat kewalahan menahan serangan anak-anak TTU.

Tidak mau kalah dengan lawannya, anak-anak Maumere juga membangun serangan yang dimotori oleh Gaudensius Rodja. Namun, umpan-umpan terobosannya selalu saja dipatahkan pemain belakang TTU. Pertahanan belakang PSKN TTU dikoordinir Kristo Naisaijao, membuat pemain-pemain Persami tidak mudah untuk menciptakan gol.

Memasuki menit ke-35, Budiyanto Meno memecah kebuntuan dengan mencetak gol bagi PSKN. Berawal dari tendangan pojok, terjadi kemelut di depan gawang Persami. Mendapat bola liar, Budiyanto melepasakan tendangan masuk ke gawang Ana Sidi. Gol Budiyanto tidak mematahkan semangat Gaudensius dan kawan-kawan untuk terus membangun serangan ke gawang Yusuf Pribadi. Namun, hingga pertandingan usai, tak ada satu pun gol yang tercipta.

TTU Punya Potensi
Kemenangan 1-0, PSK Kefamenanu atas Persami Maumere disambut antusias oleh Wakil Bupati TTU, Raymundus Fernandes. Kemenangan itu bagi Raymundus adalah bukti kalau TTU memiliki potensi sepakbola yang bisa bersaing di NTT.

Di temui usai PSKN mengalahkan Persami, Rabu (5/11/2008), Raymundus yang didampingi pelatih PSKN Kefamenanu, Sukron Wahyudi, mengatakan, PSKN tetap merendah dan tidak akan menganggap remeh tim lainnya, meski mengalahkan Persami adalah prestasi yang sangat istimewa.

"Laga awal biasanya sangat berat. Namun, kami tidak ingin membebani pemain- pemain dengan target. Kami biarkan mereka bermain lepas, dan ternyata mereka bisa mengeluarkan kemampuannya untuk meraih kemenangan," ujar Raymundus.

Sukron Wahyudi mengatakan, dia belum menurunkan semua pemain terbaiknya. Melawan Persami, Sukron mengaku semua pemain yang diturunkan masih minim pengalaman.

"Pemain yang saya turunkan baru pertama ikut turnamen sebesar ini. Beberapa pemain utama, baru saya turunkan di pertengahan pertandingan untuk mencoba beberapa skema dan strategi yang akan saya pakai dalam turnamen ini. Kami tetap tanpa target, tapi akan berusaha untuk bermain baik melawan semua tim," ujarnya. (eko)
Read More...