Tampilkan postingan dengan label Zinedine Zidane. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zinedine Zidane. Tampilkan semua postingan

Real Tak Gentar dengan Rekor Transfer Ronaldo

08 Juli 2008 | Label: , , , | 0 komentar |

Real Madrid siap memecahkan rekor transfer pemain termahal dengan membeli pemain sayap Manchester United, Cristiano Ronaldo, demikain menurut mantan pemain favorit di Bernabeu, Zinedine Zidane, Minggu.

Masa depan Ronaldo telah menjadi spekulasi dan media Spanyol mengabarkan bahwa Real siap menawarkan lebih dari 78 juta euro (sekitar Rp1,13 triliun), yang pernah mereka bayarkan untuk membeli Zidane dari Juventus pada 2001.

"Real tidak akan takut mengeluarkan uang yang sangat besar setiap kali mereka menginginkan seorang pemain untuk dibawa ke Madrid," kata Zidane, seperti dilaporkan Reuters.

"Jelas, itu tergantung kepada sang pemain. Jika ia mau pergi, suatu saat ia pasti akan berada di Real Madrid," imbuhnya.

Zidane juga mengatakan bahwa jika pemain Portugal itu mau ke Madrid, maka Real dipastikan siap membayar melebihi harga dirinya.

"Madrid siap membayar dia lebih daripada saya. Jika itu terjadi maka beban berat di pundak saya akan terangkat. Mudah-mudahan mereka akan membayar dia lebih mahal ketimbang saya," tutur mantan pemain asal Prancis itu.


Musim Luar Biasa

Ronaldo, yang ikut mengantarkan United merebut gelar juara Liga Utama Inggris dan Liga Champion musim lalu, pada hari Kamis lalu mengatakan ada kemungkinan besar ia akan pindah ke Real, tetapi hal itu tidak tergantung pada dirinya saja.

Pemain berusia 23 tahun itu juga membawa Portugal ke babak delapan besar Euro 2008, kemudian ditundukkan Jerman 2-3, dan Zidane mengusungnya sebagai calon perebut gelar prestisius "Ballon d`Or" untuk usahanya sepanjang tahun ini.

"Saya pikir ia mengalami musim yang luar biasa, ia merebut gelar juara di Inggris dan Liga Champion," kata Zidane yang pensiun setelah final Piala Dunia 2006 dalam sebuah event yang disponsori Adidas.

"Saya pikir ia terhenti di perempatfinal Euro 2008 karena yang dihadapinya adalah tim hebat Jerman. Tapi hal itu tidak akan menghapus keberhasilan yang telah dicapainya sepanjang tahun. Saya pikir ia layak mendapat Ballon d`Or," paparnya.

Drama transfer Ronaldo menjadi area pertempuran bagi United, yang pada Jumat lalu mengatakan ia tidak dijual.

United bahkan sempat melaporkan Real kepada FIFA atas apa yang dinyatakan manajer Sir Alex Ferguson sebagai pendekatan ilegal terhadap pemain yang masih terikat kontrak. FIFA menyatakan Real tidak melakukan kesalahan. (*)
Read More...

Perancis Merindukan Zidane

17 Juni 2008 | Label: , , | 0 komentar |

Bussigny, Senin - Pemain Perancis ternyata merindukan kehadiran Zinedine Zidane. Kehadiran Zidane dianggap mampu mengangkat Perancis dari keterpurukan.

Perancis yang akan berhadapan dengan Italia hari Rabu (18/6) di Zurich membutuhkan kemenangan agar lolos ke babak perempat final. Sayangnya, Zidane tidak akan turun bertanding karena sudah pensiun dua tahun lalu.

Di Grup C yang merupakan grup "neraka", Perancis dan Italia sama-sama baru mengantongi poin 1. Pertandingan antara kedua tim tersebut diperkirakan akan berlangsung sengit.

"Kami merindukan Zizou (panggilan akrab Zidane). Situasi saat ini membuat kami selalu membicarakan para mantan pemain Perancis," kata pemain sayap, Franck Ribery.

Ribery mengatakan, meskipun Zidane sudah pensiun, kehadirannya selalu dirindukan para pemain Perancis. Para pemain muda merasa perlu banyak belajar dari Zidane.

Zidane terakhir kali tampil dalam final Piala Dunia 2006 melawan Italia. Pertandingan final itu diwarnai insiden ketika Zidane menanduk Marco Materazzi. Akibatnya, Zidane diusir keluar lapangan oleh wasit.

Perancis akhirnya kalah dan karier Zidane berakhir. Zidane mencetak tiga gol dalam dua kali final Piala Dunia dan mencetak sebuah gol emas saat semifinal Piala Eropa 2000.

Menurut Ribery, Zidane masih dipuja hingga saat ini. Hal itu juga menunjukkan betapa tim Perancis sekarang sangat tumpul. "Kalau Zidane masih turun, dia akan menguasai bola dan mencetak tiga gol. Kehadirannya pasti berpengaruh positif, tetapi sekarang beginilah keadaannya," ujar Ribery. Ribery telah ditunjuk sebagai salah satu eksekutor tendangan penalti menggantikan posisi yang dulu diisi Zidane.

Penjaga gawang, Gregory Coupet, juga berpendapat tim Perancis sangat kekurangan sentuhan pemain seperti Zidane.

"Kami kehilangan kapten yang hebat seperti Zidane. Tidak mudah mencari pengganti pemain terbaik dunia," kata Coupet.

Pelatih kebingungan
Coupet yakin kepergian Zidane menyebabkan Pelatih Raymond Domenech kebingungan mencari pemain untuk menggantikan posisi Zidane.

Menurut Coupet, Perancis akan memiliki tim yang diisi pemain generasi baru, tetapi untuk mewujudkannya memerlukan waktu lama. Coupet mengatakan, hal tersebut merupakan jawaban mengapa tim Perancis begitu lemah. Di antara pemain Perancis ada pula yang bosan mendengar nama Zidane disebut-sebut, seperti bek Lilian Thuram.

Pemain berusia 36 tahun itu mengungkapkan, tim Perancis sudah dua tahun bermain tanpa Zidane. Menurut Thuram, dalam sebuah tim, tidak ada satu pemain yang menjadi bos. Tim terdiri dari 11 orang yang semuanya punya kemampuan. (AP/WAD)

http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/06/17/01555877/pemain.perancis.merindukan.zidane

Read More...